Pada Tahun Ini, Logindo Samudramakmur (LEAD) Kejar Pendapatan US$ 29 Juta



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD) menatap optimistis prospek bisnis pelayaran yang dijalankannya pada 2023.

Chief Financial Officer & Secretary Logindo Samudramakmur Adrianus Iskandar mengatakan, aktivitas pelayaran pada tahun ini diperkirakan akan mengalami peningkatan, khususnya pelayaran offshore yang menjadi spesialisasi dari perusahaan tersebut.

Manajemen LEAD pun menargetkan dapat meraih pendapatan sekitar US$ 29 juta pada 2023. Target tersebut lebih besar ketimbang proyeksi pendapatan LEAD pada 2022 yakni sebesar US$ 27 juta.


Sedangkan hingga kuartal III-2022, pendapatan LEAD tumbuh 5,56% year on year (YoY) menjadi US$ 21,27 juta. Di sisi lain, rugi bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk membengkak 125,29% menjadi US$ 3,92 juta.

Baca Juga: Smelter Feronikel Haltim Antam (ANTM) Ditargetkan Beroperasi di Semester II-2023

Adrianus menyebut, permintaan pelayaran terbesar bagi LEAD bakal kembali datang dari pelanggan di sektor industri minyak dan gas bumi. Kegiatan di sektor migas diyakini tetap ramai sekalipun harga minyak dunia belakangan ini sedang turun.

“Kami harap adanya peningkatan permintaan atas kapal-kapal pada tahun ini dari sektor tersebut,” kata dia, Senin (2/1).

Lantas, LEAD bakal berusaha lebih keras lagi dalam memperoleh kontrak-kontrak baru, termasuk mengikuti tender. Dengan diperolehnya kontrak baru, maka diharapkan utilisasi kapal-kapal milik LEAD akan lebih optimal pada tahun ini.

LEAD belum mengumumkan perolehan kontrak baru sampai Desember 2022. Dalam catatan Kontan, perusahaan ini telah menggenggam kontrak baru senilai US$ 25 juta hingga kuartal III tahun lalu. Sementara memasuki tahun 2023, LEAD membidik kontrak baru sekitar US$ 22 juta.

Adrianus melanjutkan, untuk tahun ini pihaknya belum memiliki rencana menambah armada kapal baru. Dengan begitu, LEAD akan lebih fokus memaksimalkan utilitas dari kapal-kapal yang sudah ada sekaligus memperkuat aspek pemeliharaan aset tersebut.

“Sejauh ini kami mengoperasi 41 unit kapal,” imbuh dia.

Baca Juga: Alkindo Naratama (ALDO) Kerek Kapasitas Produksi Kertas Cokelat Daur Ulang

Mengutip berita sebelumnya, dari 41 unit kapal tersebut, 9 unit kapal utamanya adalah berjenis Anchor Handling Tug and Supply (AHTS). LEAD memiliki 4 unit kapal AHTS yang menggunakan mesin bertenaga 5.000 hp, 3 unit AHTS dengan 1.200 hp, dan 2 unit AHTS dengan 12.000 hp.

Untuk tahun 2023, LEAD bakal mengalokasikan capital expenditure (capex) atau belanja modal sebesar US$ 1,5 juta yang difokuskan untuk pemeliharaan kapal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi