Pagi ini, IHSG belum move on dari zona merah



JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum mampu move on dari zona merah pada perdagangan, Selasa (10/11). Mengacu data RTI menunjukkan indeks di buka terkoreksi 0,16% atau 7,52 poin ke level 4.492 pukul 09.29 WIB. 

Tercatat 103 saham bergerak turun, 54 saham bergerak naik, dan 61 saham stagnan. Di sesi pembukaan perdagangaan melibatkan 738 juta lot saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 727 miliar.

Secara sektoral, delapan dari 10 indeks sektoral memerah. Sektor agrikultur turun 0,57%, basic industry turun 0,54%, dan barang konsumsi turun 0,54%.


Sementara hanya sektor aneka industri dan konstruksi masing-masing naik 1,27%, dan naik 0,82%.

Sentimen eksternal mempengaruhi laju indeks pagi ini. Tengok saja, aksi jual tengah melanda pasar global. 

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,4 % ke level 133,16 pada pukul 09:00 pagi waktu Tokyo, Selasa (10/11) mengikuti penurunan Indeks Topix Jepang dari level 11 pekan tertinggi.

Sebelumnya, indeks Standard & Poor 500 melemah 1 % pada hari Senin karena para investor dihadapkan kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Reserve pada tahun ini.

Tak hanya itu, tingkat inflasi China melambat tidak sesuai dengan perkiraaan. Indeks harga konsumen naik 1,3 % pada bulan Oktober, dibandingkan dengan 1,5 % perkiraan rata-rata yang disurvei Bloomberg. Indeks harga produsen turun 5,9 %, memperpanjang pembacaan negatif untuk 44 bulan beruntun.

Di sisi lain, indeks Topix turun 0,8 % di Tokyo, sedangkan Indeks Kospi Korea Selatan melemah 0,5 %. Indeks S&P NZX 50 Selandia Baru merosot 0,7 %. Indeks Australia S&P / ASX 200 menurun 1,2 %. Sementara pasar financial di China dan Hong Kong belum memulai perdagangan, sedangkan di Singapura dan Malaysia ditutup untuk liburan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News