Pairing EUR/JPY diproyeksikan bergerak sideways



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan pasangan mata uang EUR/JPY, Kamis (4/10) cukup volatil. Di awal perdagangan, euro sempat melemah terhadap yen dan kini euro cenderung menguat.

Mengutip Bloomberg, pukul 18:27, mata uang euro tercatat menguat 0,06% terhadap yen di level 131,54.

Analis Monex Investindo Futures Dini Nurhadi Yasyi mengatakan, euro sempat melemah di perdagangan hari ini terhadap yen karena sentimen negatif dari Italia sebagai negara ekonomi terbesar ketiga di zona Eropa.


Beberapa hari terkahir, Italia mengajukan defisit anggaran sebesar 2,4% lebih tinggi dari yang ditetapkan komisi Eropa yang berada di 2%. Dini mengatakan, langkah Italia tersebut akan diikuti negara kawasan Eropa lainnya dalam mengajukan defisit anggaran yang lebih tinggi dari yang ditetapkan komisi Eropa.

"Ini jadi sentimen negatif bagi Eropa, karena angka utang zona euro berpotensi membengkak," kata Dini, Kamis (4/10).

Sementara, Dini mengamati dari Jepang belum ada data atau sentimen yang signifikan menggerakkan pasangan mata uang EUR/JPY. Namun, Dini melihat permintaan yen sebagai aset safe haven sempat meningkat karena persoalan Italia.

Meski begitu, penguatan yen terbatas karena pelaku pasar kini mulai beralih ke dollar AS untuk dijadikan instrumen safe haven. "Pergerakan yen dipicu dari pergerakan mata uang uatama lain, sentimennya belum ada," kata Dini.

Untuk perdagangan, Jumat (5/10). Dini memproyeksikan pergerakan mata uang EUR:JPY cenderung sideways. Rentang pasangan mata uang ini berada di suport 130,68-129,60 dengan resistance di 132,00-132,80

Secara teknikal, Dini menganalisis MACD bergerak turun -0,190. Stochastic bergerak sideways di level 43,04. RSI bergerak sideways di level 45,38. Harga masih di bawah MA 50,100 dan 200.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Narita Indrastiti