Pakuwon Jati (PWON) Prediksi Tingkat Kunjungan Mal Meningkat 10% pada 2024



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pakuwon Jati Tbk. (PWON) memprediksi tingkat kunjungan mal mengalami kenaikan hingga 10% di sepanjang tahun 2024. Hal ini tak lepas dari strategi pemasaran dari perseroan yang berfokus pada crowd Pulling dan customer Loyalty.

Direktur dan Corporate Secretary Pakuwon Jati, Minarto mengatakan bahwa perseroan optimistis kinerja untuk lini bisnis mal masih sangat menjanjikan, mengingat efek recovery dari masa pandemi Covid-19 yang saat ini sudah dirasakan hampir oleh semua pengusaha.

"Dan mengingat okupansi 10 pusat perbelanjaan yang dikelola Pakuwon Jati di atas 94%," kata Minarto kepada Kontan, Senin (29/1).


Baca Juga: Pakuwon Jati (PWON) Tanggapi Rencana Kebijakan Pengetatan Barang Impor Sektor Ritel

Selain itu, Minarto menegaskan bahwa kinerja bisnis mal juga akan mencetak kinerja lebih baik karena adanya momen Pemilu 2024.

"Gelaran Pilpres dan Pilkada akan membuat uang beredar lebih banyak lagi, sehingga daya beli bisa ditingkatkan. Hampir semua peritel membukukan penjualan yang lebih baik dari masa sebelum pandemi," ucapnya.

 
PWON Chart by TradingView

Di sisi lain, Minarto menerangkan bahwa target kontribusi pendapat mal sebesar 52% dari proyeksi total pendapatan PWON di tahun 2024.

Jumlah leasable area di mal milik PWON pun akan bertambah seluas 70.000 meter persegi. Sehingga total luasannya menjadi 854.000 meter persegi di tahun 2024.

Baca Juga: Pasar Masih Lesu, Pakuwon Jati (PWON) Enggan Kembangkan Segmen Ruang Kantor Tahun Ini

Adapun jumlah mal yang beroperasi hingga saat ini milik perseroan adalah Kota Kasablanka, Gandaria City Mall, Blok M Plaza, Tunjungan Plaza, Pakuwon Mall, Pakuwon Trade Center, Royal Plaza, Pakuwon City Mall, Pakuwon Mal Jogja dan Pakuwon Mall Solo Baru.

"Dengan beroperasinya Pakuwon City Mall Phase 3 dan Pakuwon Mall Bekasi di Kuartal III-2024, total mal PWON yang akan beroperasi di tahun 2024 adalah 11 mal," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli