KONTAN.CO.ID - Sheikh Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Pangeran Mahkota Dubai, resmi meluncurkan Erth Dubai Award, sebuah inisiatif besar untuk mendokumentasikan dan melestarikan kisah pribadi warga yang telah membentuk identitas sosial dan budaya kota Dubai. Menurut laporan
Times of India, program ini mengundang semua penduduk untuk berbagi cerita keluarga, pengalaman hidup, dan arsip pribadi yang mencerminkan perjalanan kota dari sebuah komunitas kecil menjadi metropoli global. Sheikh Hamdan menyampaikan lewat akun resminya bahwa setiap pengalaman, betapapun sederhana, adalah harta nasional yang memperkaya narasi kolektif Dubai.
Baca Juga: Bill Gates Trust Pangkas Saham Microsoft: Strategi Investasi Filantropi Cara Ikut serta dalam Erth Dubai Award Masyarakat umum bisa berpartisipasi melalui berbagai jalur: menulis sejarah keluarga, merekam warisan lisan, membuat karya artistik seperti film atau fotografi, mengirim cerita yang pernah dibagikan di media sosial, ataupun berbagi pengalaman pribadi sebagai warga Dubai. Selain itu, ada kategori khusus bagi lembaga pemerintah maupun swasta yang sudah aktif dalam menjaga dan menyebarkan warisan budaya kota. Melibatkan Generasi Muda melalui Sekolah Untuk menjamin kesinambungan, kampanye sekolah digelar bersama KHDA (Knowledge and Human Development Authority). Siswa diajak mendokumentasikan kisah orang tua dan kakek-nenek mereka agar generasi muda bisa menghargai akar budaya sekaligus menjadi bagian dari arsip hidup kota. Semua kiriman akan dievaluasi oleh juri berpengalaman di bidang sejarah dan kebudayaan. Melansir
Times of India, batas akhir pengiriman cerita adalah tanggal 15 Januari 2026. Inisiatif ini memang bukan kompetisi biasa, tetapi undangan dari Sheikh Hamdan kepada setiap warga Dubai agar menjadi pencerita warisan kota mereka sendiri. Profil Sheikh Hamdan bin Mohammed Al Maktoum Sheikh Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum lahir pada 14 November 1982 dan telah menjadi Pangeran Mahkota Dubai sejak 2008. Ia dikenal dengan nama pena Fazza dalam puisi Arab, dan sangat menyukai olahraga seperti menunggang kuda, skydiving, serta bersepeda. Selain itu, ia menjabat sebagai Menteri Pertahanan Uni Emirat Arab sejak pertengahan 2024 dan merupakan tokoh publik yang energik dan progresif.
Tonton: Prabowo dan Starmer Sepakat RI-Inggris Bangun 1.000 Lebih Kapal Penangkap Ikan Dari sisi kekayaan, diperkirakan bahwa nilai kekayaan pribadinya mencapai antara US$ 1 hingga 2 miliar, berdasarkan laporan media internasional. Aset yang dimilikinya termasuk istana megah, kapal pesiar mewah, pesawat pribadi, serta koleksi kendaraan eksotis. Gaya hidup Sheikh Hamdan mencerminkan perpaduan antara tradisi kerajaan dan semangat modernitas. Ia aktif di dunia seni dan olahraga, menulis puisi, dan dipandang sebagai figur pemimpin muda yang inspiratif di tengah pembangunan cepat Dubai. Pesan Sheikh Hamdan dari Erth Dubai Award
Dengan Erth Dubai Award, Sheikh Hamdan menegaskan bahwa identitas Dubai bukan hanya awan pencakar langit dan gedung megah, tetapi juga kisah nyata setiap warganya. Semangat utamanya adalah agar pengalaman hidup sehari-hari, baik dari warga lama maupun baru, diabadikan sebagai bagian sangat penting dari warisan kota. Inisiatif ini membuka ruang bagi setiap individu untuk berkontribusi membangun arsip hidup Dubai yang kelak bisa diceritakan ke generasi berikut. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News