Pangeran Harry dan Keluarga Kembali ke Inggris Setelah 6 Tahun di AS



​KONTAN.CO.ID - LONDON. Pangeran Harry bersama istrinya, Meghan Markle, dan kedua anak mereka telah tiba kembali di Inggris dari Amerika Serikat (AS), BBC melaporkan pada Rabu (26/8/2026).

Kepulangan tersebut terjadi beberapa hari setelah pasangan Duke dan Duchess of Sussex mengumumkan rencana untuk kembali menetap di Inggris setelah sekitar enam tahun meninggalkan tugas kerajaan dan pindah ke AS.

Baca Juga: S&P 500 Diproyeksi Naik 3% hingga Akhir 2026, Ini Katalis Penguatnya


Harry dan Meghan sebelumnya mengejutkan keluarga dekat mereka setelah diketahui berencana pindah dari California ke suatu lokasi di luar London untuk jangka waktu yang cukup panjang.

Kedua anak mereka, Pangeran Archie yang berusia 7 tahun dan Putri Lilibet yang berusia 5 tahun, dijadwalkan mulai bersekolah di Inggris pada September mendatang. Namun, lokasi tempat tinggal maupun sekolah kedua anak tersebut masih dirahasiakan.

Meski kembali ke Inggris, Harry dan keluarganya tidak akan tinggal di kediaman kerajaan ataupun menjalankan tugas resmi sebagai anggota kerajaan.

BBC melaporkan, keluarga tersebut tiba di Inggris setelah terbang secara privat dari California pada Rabu. Juru bicara Harry belum memberikan komentar terkait kepulangan tersebut.

Baca Juga: Kanada Balas Tarif Trump dengan Bea Impor hingga 50%

Tinggalkan Inggris pada 2020

Harry dan Meghan meninggalkan Inggris menuju AS pada 2020 setelah memutuskan mundur dari tugas resmi kerajaan untuk menjalani kehidupan dan karier secara mandiri.

Sejak saat itu, Harry tetap menjadi sorotan media. Ia sebelumnya mengungkapkan tudingan mengenai hubungan yang buruk dengan keluarga kerajaan, tekanan dari media tabloid Inggris, serta kekhawatiran mengenai keamanan jika kembali ke Inggris.

Baca Juga: Elon Musk Raih Penghargaan Tertinggi Ukraina, Starlink Jadi Andalan Perang

Raja Charles III disebut baru mengetahui rencana kepulangan Harry beberapa hari sebelum keputusan tersebut diumumkan kepada publik.

Harry dan Meghan juga tetap berstatus sebagai anggota keluarga kerajaan non-pekerja, sesuai kesepakatan yang sebelumnya dibuat dengan mendiang Ratu Elizabeth II.

Hubungan Harry dengan ayahnya dalam beberapa bulan terakhir disebut mulai membaik. Keluarga Harry bahkan mengunjungi Inggris pada bulan lalu sehingga Raja Charles dapat bertemu dengan kedua cucunya untuk pertama kalinya sejak 2022.

Namun, hubungan Harry dengan kakaknya, Pangeran William, masih renggang. Hubungan Meghan dengan sejumlah anggota senior keluarga kerajaan juga disebut belum sepenuhnya membaik.

Kondisi tersebut membuka kemungkinan munculnya kembali perselisihan keluarga yang menjadi perhatian publik dan media.

Harry menikahi Meghan Markle di Kastel Windsor pada 2018. Pernikahan tersebut sempat memunculkan harapan bahwa kehadiran Meghan, yang sebelumnya berprofesi sebagai aktor, dapat memberikan energi baru bagi keluarga kerajaan Inggris.

Baca Juga: Iran dan Oman Bahas Koridor Sementara di Selat Hormuz, Jalur Energi Global

Namun, hubungan pasangan tersebut dengan keluarga kerajaan mulai mengalami keretakan. Dua tahun kemudian, Harry dan Meghan mengumumkan pengunduran diri dari tugas resmi kerajaan dan pindah ke AS.

Mereka kemudian menetap di kawasan elite Montecito dekat Santa Barbara, California. Rumah tersebut masih akan tetap mereka pertahankan meski keluarga tersebut kembali menghabiskan lebih banyak waktu di Inggris.

Alasan Kepulangan Masih Misterius

Alasan pasti perubahan keputusan Harry dan Meghan belum diketahui. Sejumlah pengamat berspekulasi bahwa sejumlah usaha bisnis mereka di AS menghadapi tantangan dan popularitas pasangan tersebut mulai menurun sehingga kepulangan ke Inggris dapat membuka peluang ekonomi baru.

Pengumuman kepulangan itu juga muncul sehari sebelum keputusan pengadilan di London yang berpotensi membuat Harry harus membayar jutaan dolar kepada penerbit Daily Mail setelah gugatan privasinya gagal.

Di sisi lain, sejumlah media melaporkan Meghan tengah mempertimbangkan kembali karier aktingnya.

Baca Juga: Aramco Tawarkan Lebih Banyak Minyak di Luar Selat Hormuz, China Jadi Tujuan

Namun, rencana tersebut belum mendapatkan konfirmasi resmi dan salah satu tawaran yang dikabarkan sebelumnya disebut telah ditarik setelah mendapat reaksi negatif.

Harry sendiri telah lama menyatakan keinginannya agar kedua anaknya menghabiskan lebih banyak waktu di Inggris dan dapat lebih dekat dengan kakek mereka, Raja Charles, yang masih menjalani perawatan kanker.

"Perlu diingat bahwa ini mungkin bukan langkah yang sangat sinis atau putus asa. Ini bisa saja merupakan keputusan yang sangat manusiawi: 'Saya ingin berada dekat dengan ayah saya'," ujar seorang mantan pejabat senior kerajaan.