KONTAN.CO.ID – LONDON. Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle, dikabarkan terkejut setelah menerima surat yang dikirim atas nama Raja Charles III yang menegaskan bahwa keduanya bukan lagi anggota aktif keluarga kerajaan Inggris dan akan tetap berstatus sebagai warga negara biasa. Juru bicara Duke dan Duchess of Sussex mengatakan pasangan tersebut baru mengetahui mengenai surat itu sesaat sebelum surat tersebut dikirim kepada sejumlah pejabat senior Inggris pada Senin. Pangeran Harry dan Meghan bersama dua anak mereka kembali tinggal di Inggris pada bulan lalu, sekitar enam tahun setelah mereka mengundurkan diri dari tugas kerajaan dan pindah ke Amerika Serikat.
Kepulangan tersebut bahkan mengejutkan sejumlah anggota keluarga dekat. Raja Charles III disebut baru diberi tahu mengenai rencana tersebut beberapa hari sebelum kabar kepulangan Harry dan Meghan diketahui publik.
Raja Charles Tegaskan Status Harry dan Meghan
Dalam surat yang telah mendapat persetujuan Raja Charles III dan dikirim kepada pejabat senior Inggris, ditegaskan bahwa Harry dan Meghan bukan lagi anggota keluarga kerajaan yang menjalankan tugas resmi.
Baca Juga: Liverpool Pecahkan Rekor Kontrak Sponsor Jersey Klub Dengan Turkish Airlines Juru bicara pasangan tersebut mengatakan Harry dan Meghan hanya diberi tahu sesaat sebelum surat itu dikirim dan mengaku terkejut dengan perkembangan tersebut. Surat tersebut juga menjelaskan bahwa status Harry dan Meghan sebelumnya telah disepakati dengan mendiang Ratu Elizabeth II pada 2020. Kesepakatan itu memberikan ruang bagi keduanya untuk mengatur kehidupan pribadi, termasuk dalam hal kemandirian finansial dan perlindungan privasi. "Ini berarti tidak ada perubahan terhadap status Duke dan Duchess of Sussex saat ini. ... Kegiatan amal Duke dan Duchess merupakan urusan pribadi bagi keduanya dan dilakukan dalam kapasitas pribadi mereka," demikian isi surat tersebut. Surat itu kemudian menegaskan posisi Harry dan Meghan. "Singkatnya, posisi mereka serupa dengan warga negara biasa yang memiliki kepentingan komersial dan amal," bunyi surat tersebut.
Harry dan Meghan Tetap Jadi Sorotan
Sejak meninggalkan Inggris dan menetap di Amerika Serikat, Pangeran Harry dan Meghan tetap menjadi perhatian publik serta media internasional. Harry sebelumnya secara terbuka mengkritik sejumlah aspek hubungan keluarganya dengan kerajaan. Ia juga menuding pers tabloid telah merusak kehidupannya serta mempersoalkan keputusan pemerintah Inggris terkait pemberian perlindungan polisi secara otomatis ketika dirinya berada di Inggris. Persoalan keamanan kembali menjadi perhatian setelah Harry, Meghan, dan kedua anak mereka kembali tinggal di Inggris. Sebuah komite yang menentukan tingkat keamanan yang diberikan kepada Harry dengan biaya publik dijadwalkan bertemu pekan ini. Pertemuan tersebut akan membahas bentuk perlindungan yang akan diberikan kepada Harry setelah keluarganya kembali ke Inggris.
Baca Juga: Ekspor Mobil China Melonjak, Penjualan Domestik Tertekan 11 Bulan Berturut-turut Kesepakatan Komersial Harry dan Meghan
Setelah mundur dari tugas kerajaan, Harry dan Meghan juga membangun aktivitas komersial dan berbagai proyek independen.
Salah satu kesepakatan terbesar mereka adalah kerja sama dengan perusahaan layanan streaming Netflix. Keduanya juga terlibat dalam berbagai kegiatan produksi dan proyek media. Sementara itu, Meghan mengembangkan bisnis gaya hidup melalui merek As Ever. Status mereka sebagai warga negara biasa dengan kepentingan komersial dan amal berarti aktivitas tersebut tetap dapat dijalankan secara independen dari tugas resmi keluarga kerajaan. Kepulangan Harry dan Meghan ke Inggris sekaligus kembali menempatkan hubungan mereka dengan keluarga kerajaan dalam sorotan. Namun, surat yang disahkan Raja Charles III menunjukkan bahwa secara kelembagaan tidak terdapat perubahan terhadap status mereka sejak keputusan untuk mundur dari tugas kerajaan pada 2020.