Pangkas bunga, deposito Bank Dinar masih stabil



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga BI 7 Days Reverse Repo Rate (7DRR) di level 4,25% banyak perbankan yang juga ikut menurunkan suku bunga deposito mereka secara bertahap.

PT Bank Dinar Indonesia Tbk (Bank Dinar) juga ikut memangkas suku bunga deposito secara bertahap. Menurut Direktur Utama Bank Dinar, Hendra Lie, bunga deposito sudah turun dari September 2017 sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 7%.

Kondisi ini tidak mempengaruhi minat nasabah untuk menyimpan uangnya dalam bentuk deposito. “Bank Dinar memang dari awal selalu mengutamakan pelayanan yang cepat dan kedekatan dengan para costumer. Kondisi pasar juga saat ini sedang menurunkan suku bunga jadi costumer masih menganggap wajar,” ujar Hendra kepada Kontan.co.id, Selasa (31/10).


Hendra juga menambahkan, deposito pada kuartal-III 2017 juga masih mengalami pertumbuhan sebesar 21,5% secara tahunan (year on year) dan masih tumbuh sebesar 11,38% year to date.

Target dana pihak ketiga (DPK) dipatok tumbuh 15% di akhir tahun. Sedangkan targetnya mereka akan mencoba untuk menaikkan porsi dana murah tabungan dan giro menjadi 17,5% pada akhir tahun. “Targetnya porsi DPK adalah deposito 82,5% dan dana murah atawa current account savings account (CASA) 17,5%, untuk September 2017 CASA ada di angka 17,1%,” jelas Hendra.

Pihaknya menambahkan, akan melihat dulu kondisi dan perkembangan pasar sampai akhir tahun ini sebelum melakukan penurunan suku bunga deposito kembali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Rizki Caturini