Panorama JTB Tours dan SPUN Global Bentuk Joint Venture untuk Perkuat Layanan Visa



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Panorama Group melalui Panorama JTB Tours menjalin kerja sama strategis dengan SPUN Global untuk memperkuat layanan pengelolaan visa bagi traveler Indonesia. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pembentukan joint venture bernama PT Solutopia Untuk Panorama.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Joint Venture Agreement antara Panorama JTB Tours dan SPUN Global. Melalui kolaborasi tersebut, kedua perusahaan akan mengembangkan layanan pengelolaan visa dengan memanfaatkan teknologi, termasuk artificial intelligence atau AI, agar proses pengurusan visa lebih mudah, efisien, dan terintegrasi.

Kolaborasi ini dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat Indonesia untuk melakukan perjalanan internasional. Badan Pusat Statistik mencatat perjalanan wisatawan nasional kembali meningkat menjadi sekitar 802.000 perjalanan pada Juli 2026, tumbuh 4,68% dibandingkan bulan sebelumnya, setelah sempat melambat pada Februari hingga Mei 2026 akibat kondisi geopolitik.


Direktur Panorama JTB Tours Andini Tirtawisata mengatakan, kerja sama dengan SPUN Global menjadi langkah strategis untuk mengembangkan layanan visa yang telah dimiliki perusahaan.

“Kolaborasi ini merupakan langkah strategis bagi Panorama JTB Tours untuk terus mengembangkan layanan visa yang telah kami miliki. Kami melihat bahwa kebutuhan traveler Indonesia tidak hanya berhenti pada penyediaan perjalanan, tetapi juga mencakup berbagai kebutuhan yang harus dipersiapkan sebelum keberangkatan. Karena itu, kami ingin memperkuat layanan tersebut dengan memanfaatkan teknologi dan kapabilitas yang dimiliki oleh SPUN Global,” ungkap Andini dalam keterangan resmi, Senin (5/10/2026).

Dalam kerja sama ini, SPUN Global mendukung proses pengelolaan visa Panorama JTB Tours secara menyeluruh, mulai dari penerimaan aplikasi, pengecekan dan verifikasi dokumen, pemrosesan, hingga pengajuan.

Seluruh proses tersebut terintegrasi dalam satu sistem. Integrasi ini ditujukan untuk mengurangi pekerjaan manual serta membantu Panorama JTB Tours menangani kebutuhan visa secara lebih konsisten dalam skala besar.

SPUN Global saat ini mendukung lebih dari 400 jenis visa di lebih dari 95 negara. Platform tersebut juga telah memfasilitasi lebih dari 25.000 aplikasi visa yang disetujui dengan tingkat persetujuan mencapai 99%.

CEO dan Co-Founder SPUN Global Christa Sabathaly mengatakan, kerja sama dengan Panorama JTB Tours menjadi salah satu milestone bagi perusahaan dalam mengembangkan teknologi pengelolaan visa dalam skala besar.

“Kerja sama dengan Panorama JTB Tours menjadi milestone penting bagi SPUN Global karena menunjukkan bagaimana teknologi kami dapat mendukung operasional visa dalam skala besar. Model ini juga membuka peluang bagi kami untuk bekerja dengan lebih banyak perusahaan travel, termasuk di pasar lain di Asia Tenggara, seiring terus memperkuat bisnis konsumen SPUN,” kata Christa.

Panorama Group sendiri telah beroperasi selama 54 tahun di industri pariwisata. Hingga saat ini, grup tersebut telah melayani sekitar 5,6 juta pelanggan melalui lebih dari 19.000 produk yang didukung lima pilar bisnis.

Sebelumnya, SPUN Global memperoleh pendanaan awal sebesar US$ 1,8 juta yang dipimpin Genesia Ventures dengan partisipasi Antler, Spiral Ventures, Iterative, Kopital Ventures, dan investor lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News