KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Panorama JTB Tours Indonesia, bagian dari PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) membidik 30.000 pelanggannya berwisata ke Korea Selatan pada 2027. Untuk mengejar sasaran tersebut, perusahaan memperkuat kerja sama dengan Korea Tourism Organization (KTO) melalui pengembangan produk perjalanan dan promosi destinasi. Direktur Panorama JTB Tours Indonesia, Hellen Xu mengatakan, peluang pasar wisata Korea Selatan di Indonesia semakin beragam. Wisatawan tidak hanya tertarik mengunjungi destinasi populer, tetapi juga mulai mencari pengalaman perjalanan berdasarkan minat tertentu. “Kami melihat bahwa minat wisatawan Indonesia terhadap Korea Selatan semakin beragam, tidak hanya untuk menikmati destinasi populer, tetapi juga untuk mendapatkan pengalaman yang sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka, mulai dari wisata budaya, kecantikan, olahraga, hingga perjalanan religi,” ujar Hellen dalam keterangan resmi, Kamis (5/11/2026). Baca Juga: Hyundai Perkuat Segmen Hybrid, Sejumlah Produk Baru Segera Meluncur Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Strategic Partnership Commitment antara Panorama JTB Tours Indonesia dan KTO Jakarta. Penandatanganan berlangsung dalam pertemuan dengan Presiden KTO Sunghyeuck Park beserta delegasi kantor pusat KTO Seoul di Jakarta, Rabu (4/11/2026). Melalui kemitraan tersebut, kedua pihak akan menjajaki pemasaran bersama, pengembangan paket wisata tematik, serta promosi destinasi Korea Selatan di luar kota-kota utama. Upaya ini juga mencakup pengenalan pengalaman wisata berbasis budaya, kuliner, dan kecantikan. Presiden Korea Tourism Organization, Sunghyeuck Park mengatakan, Indonesia merupakan pasar penting bagi pariwisata Korea Selatan. Pihaknya berharap kerja sama dengan pelaku industri perjalanan di Indonesia dapat memperluas jangkauan informasi dan produk wisata Korea. “Indonesia merupakan pasar yang penting bagi pariwisata Korea Selatan. Melalui kolaborasi dengan mitra lokal yang memiliki jaringan dan keahlian di bidangnya masing-masing, kami berharap dapat menghadirkan lebih banyak informasi, produk, dan pengalaman perjalanan Korea Selatan yang relevan bagi wisatawan Indonesia,” ujarnya. Dari sisi produk, Panorama JTB Tours Indonesia telah menawarkan TripTour Beauty untuk wisata kecantikan dan wellness di Korea Selatan. Perusahaan juga memiliki Moslem Tours Halal Korea yang menyasar wisatawan Muslim melalui pilihan fasilitas dan layanan ramah Muslim. Pada 2027, perusahaan turut membidik pasar perjalanan berbasis acara internasional. Dua agenda yang menjadi peluang pengembangan paket wisata adalah Seoul Marathon pada Maret 2027 dan World Youth Day Seoul pada Agustus 2027. Agenda keagamaan tersebut dijadwalkan dihadiri Paus Leo XIV sehingga berpotensi menarik wisatawan dari komunitas Katolik Indonesia. Baca Juga: Industri Konstruksi Dituntut Lebih Cerdas dan Berkelanjutan Selain pasar individu dan keluarga, Panorama JTB Tours Indonesia juga akan mengembangkan perjalanan korporasi, termasuk incentive travel dan layanan Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE). Adapun target 30.000 pelanggan pada 2027 masih akan dibahas lebih lanjut dalam implementasi kemitraan. Untuk mendukung sasaran tersebut, kedua pihak menyiapkan pengembangan produk musiman, promosi melalui berbagai kanal penjualan, partisipasi dalam pameran pariwisata, serta penguatan hubungan dengan pelaku industri pariwisata Korea Selatan. “Dengan dukungan KTO dan jaringan bisnis yang kami miliki, kami optimistis dapat memperkuat posisi Korea Selatan sebagai salah satu destinasi pilihan wisatawan Indonesia. Kami berharap kemitraan ini tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi juga menciptakan peluang baru bagi pengembangan produk dan pengalaman perjalanan yang lebih beragam,” ujar Hellen.
Panorama (PANR) Bidik 30.000 Wisatawan Indonesia ke Korea Selatan pada 2027
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Panorama JTB Tours Indonesia, bagian dari PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) membidik 30.000 pelanggannya berwisata ke Korea Selatan pada 2027. Untuk mengejar sasaran tersebut, perusahaan memperkuat kerja sama dengan Korea Tourism Organization (KTO) melalui pengembangan produk perjalanan dan promosi destinasi. Direktur Panorama JTB Tours Indonesia, Hellen Xu mengatakan, peluang pasar wisata Korea Selatan di Indonesia semakin beragam. Wisatawan tidak hanya tertarik mengunjungi destinasi populer, tetapi juga mulai mencari pengalaman perjalanan berdasarkan minat tertentu. “Kami melihat bahwa minat wisatawan Indonesia terhadap Korea Selatan semakin beragam, tidak hanya untuk menikmati destinasi populer, tetapi juga untuk mendapatkan pengalaman yang sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka, mulai dari wisata budaya, kecantikan, olahraga, hingga perjalanan religi,” ujar Hellen dalam keterangan resmi, Kamis (5/11/2026). Baca Juga: Hyundai Perkuat Segmen Hybrid, Sejumlah Produk Baru Segera Meluncur Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Strategic Partnership Commitment antara Panorama JTB Tours Indonesia dan KTO Jakarta. Penandatanganan berlangsung dalam pertemuan dengan Presiden KTO Sunghyeuck Park beserta delegasi kantor pusat KTO Seoul di Jakarta, Rabu (4/11/2026). Melalui kemitraan tersebut, kedua pihak akan menjajaki pemasaran bersama, pengembangan paket wisata tematik, serta promosi destinasi Korea Selatan di luar kota-kota utama. Upaya ini juga mencakup pengenalan pengalaman wisata berbasis budaya, kuliner, dan kecantikan. Presiden Korea Tourism Organization, Sunghyeuck Park mengatakan, Indonesia merupakan pasar penting bagi pariwisata Korea Selatan. Pihaknya berharap kerja sama dengan pelaku industri perjalanan di Indonesia dapat memperluas jangkauan informasi dan produk wisata Korea. “Indonesia merupakan pasar yang penting bagi pariwisata Korea Selatan. Melalui kolaborasi dengan mitra lokal yang memiliki jaringan dan keahlian di bidangnya masing-masing, kami berharap dapat menghadirkan lebih banyak informasi, produk, dan pengalaman perjalanan Korea Selatan yang relevan bagi wisatawan Indonesia,” ujarnya. Dari sisi produk, Panorama JTB Tours Indonesia telah menawarkan TripTour Beauty untuk wisata kecantikan dan wellness di Korea Selatan. Perusahaan juga memiliki Moslem Tours Halal Korea yang menyasar wisatawan Muslim melalui pilihan fasilitas dan layanan ramah Muslim. Pada 2027, perusahaan turut membidik pasar perjalanan berbasis acara internasional. Dua agenda yang menjadi peluang pengembangan paket wisata adalah Seoul Marathon pada Maret 2027 dan World Youth Day Seoul pada Agustus 2027. Agenda keagamaan tersebut dijadwalkan dihadiri Paus Leo XIV sehingga berpotensi menarik wisatawan dari komunitas Katolik Indonesia. Baca Juga: Industri Konstruksi Dituntut Lebih Cerdas dan Berkelanjutan Selain pasar individu dan keluarga, Panorama JTB Tours Indonesia juga akan mengembangkan perjalanan korporasi, termasuk incentive travel dan layanan Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE). Adapun target 30.000 pelanggan pada 2027 masih akan dibahas lebih lanjut dalam implementasi kemitraan. Untuk mendukung sasaran tersebut, kedua pihak menyiapkan pengembangan produk musiman, promosi melalui berbagai kanal penjualan, partisipasi dalam pameran pariwisata, serta penguatan hubungan dengan pelaku industri pariwisata Korea Selatan. “Dengan dukungan KTO dan jaringan bisnis yang kami miliki, kami optimistis dapat memperkuat posisi Korea Selatan sebagai salah satu destinasi pilihan wisatawan Indonesia. Kami berharap kemitraan ini tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi juga menciptakan peluang baru bagi pengembangan produk dan pengalaman perjalanan yang lebih beragam,” ujar Hellen.
TAG: