Panorama Sentrawisata (PANR) Yakin Kinerja 2024 Kembali Pulih Seperti Sebelum Pandemi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pariwisata PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) pada tahun 2024 manajemen merencanakan kinerja keuangan pulih ke level seperti pre-pandemic. Target ini dibuat setelah melihat permintaan tahun 2023 yang tinggi. 

“Kami optimis di tahun 2024 ini pariwisata tetap menjadi sektor yang tumbuh. Meskipun, industri pariwisata di tahun ini akan lebih menantang,” ungkap Sekretaris Perusahaan PANR A.B Sadewa kepada Kontan, Rabu (10/1).

Beberapa tantangan eksternal yang akan perseroan hadapi di tahun ini antara lain adalah kapasitas di ekosistem pariwisata, situasi ekonomi yang volatil di beberapa source market dunia, kondisi geopolitik & keamanan. Seperti perang Rusia–Ukraina, hingga konflik di Gaza. 


“Kemudian ada juga pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dapat mempengaruhi daya beli masyarakat untuk produk leisure, dan rencana kenaikan PPN menjadi 12%,” ungkap Sadewa. 

Baca Juga: Meski Pasar Menantang, Siantar Top (STTP) Incar Pertumbuhan Penjualan Dua Digit

Melihat beberapa tantangan ini, PANR ungkapnya akan terus mencermati kondisi market dan kebijakan-kebijakan regulasi yang akan keluar. Kemudian mengenai anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex), PANR belum memutuskan untuk menyediakan capex tahun ini sama seperti tahun 2023. 

“Tapi tahun ini kami merencanakan beberapa program pengembangan antara lain dengan menambah distribution channel baik offline atau online dan mengoptimalkan segmen market yang ada,” jelasnya. 

Sebagai gambaran, hingga akhir September tahun lalu PANR berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp 2 triliun. Pendapatan PANR ini naik 140% dari periode yang sama tahun 2022 di angka Rp 847 miliar.

Lonjakan pendapatan ini turut memperbaiki bottom line emiten pariwisata ini. Dari rugi Rp 9,27 miliar di akhir kuartal ketiga tahun lalu, PANR berbalik untung menjadi Rp 58,09 miliar.

Baca Juga: Amman Mineral (AMMN) Kucurkan Dana Eksplorasi Rp 97,60 Miliar pada Kuartal IV-2023

Total aset PANR pun tercatat sebanyak Rp 1,67 triliun. Naik dibanding posisi 31 Desember 2022 senilai Rp 1,54 triliun.

Kenaikan ini terjadi karena sumbangan dari pilar outbound yang berkontribusi paling besar dalam mendorong kinerja positif PANR hingga kuartal III-2023, karena pent up demand dari market domestik yang masih tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi