Pantai Indah Kapuk Dua (PANI) Kantongi Marketing Sales Rp 3 Triliun di Kuartal III



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) membukukan marketing sales sebesar Rp 3 triliun pada kuartal III 2026.

Penjualan tersebut ditopang terutama oleh segmen residensial yang menyumbang lebih dari separuh total prapenjualan perusahaan.

Segmen residensial mencatatkan marketing sales sebesar Rp 1,63 triliun atau berkontribusi 54% terhadap total penjualan. Capaian ini meningkat 34% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.


Pertumbuhan penjualan residensial didukung beragam pilihan produk hunian, mulai dari Rumah Milenial yang menyasar pembeli rumah pertama hingga sejumlah proyek seperti Pasir Putih Residence, Pasadena Spring, Padma, dan Bukit Nirmala.

Baca Juga: Pantai Indah Kapuk (PANI) Catat Marketing Sales Rp 1,9 Triliun pada Semester I-2026

Insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) juga turut mendorong minat masyarakat untuk membeli hunian.

Selain residensial, segmen produk komersial menyumbang marketing sales sebesar Rp 526 miliar. Penjualan ini berasal dari sejumlah produk, termasuk Bizpark PIK 2 dan Rukan Marina Bay.

Sementara itu, kaveling komersial yang berlokasi di kawasan CBD PIK 2 membukukan penjualan sebesar Rp 866 miliar. Kontribusi tersebut mencerminkan minat pasar terhadap kawasan CBD PIK2 untuk memenuhi kebutuhan ruang usaha.

PANI menyebut pengembangan ekosistem Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) sebagai kawasan terpadu menjadi salah satu penopang strategi pemasaran perusahaan.

Ketersediaan infrastruktur, fasilitas pendukung, serta aksesibilitas kawasan diharapkan dapat meningkatkan daya tarik PIK 2 bagi konsumen maupun investor.

Sejumlah infrastruktur dan fasilitas yang dikembangkan di kawasan tersebut antara lain Jalan Tol KATARAJA yang sebagian ruasnya telah beroperasi secara fungsional untuk mendukung akses menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Baca Juga: Bangun Kosambi (CBDK) Catat Marketing Sales Rp 231 Miliar pada Semester I 2026

Selain itu, terdapat Nusantara International Convention Exhibition (NICE) untuk kegiatan pertemuan, insentif, konferensi, dan pameran atau MICE.

PIK 2 juga memiliki Dermaga CBD Beachwalk yang dikembangkan sebagai destinasi wisata bahari sekaligus akses menuju Kepulauan Seribu. PANI turut mengembangkan Hotel Hilton PIK 2 yang diperkirakan mulai beroperasi pada semester kedua 2027.

Presiden Direktur PANI Sugianto Kusuma menyampaikan, pengembangan PIK 2 sebagai kawasan terpadu merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas pilihan produk sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan.

 
PANI Chart by TradingView

"Menyikapi perkembangan pasar saat ini, kami memilih untuk tetap fokus pada penguatan ekosistem PIK 2 sebagai komitmen utama perusahaan. Berbagai fasilitas dan infrastruktur baru akan terus bergulir, mulai dari Tol KATARAJA, beroperasinya NICE, Dermaga CBD Beachwalk yang membuka akses langsung ke Kepulauan Seribu, serta melanjutkan pembangunan Hotel Hilton PIK 2 sebagai pelengkap kawasan PIK 2," ujar Sugianto dalam siaran pers, Kamis (5/11/2026).

Ia berharap pengembangan kawasan tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan nilai tambah bagi perusahaan.

Baca Juga: Ekspansi Ekosistem PIK 2 Jadi Amunisi PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI)

Di tengah ketidakpastian geopolitik global, fluktuasi harga energi dan komoditas, serta tekanan inflasi dan suku bunga, PANI menilai peluang ekspansi bisnis properti masih terbuka seiring prospek pemulihan ekonomi nasional maupun global.

Untuk mendukung pengembangan bisnis, PANI memiliki cadangan lahan atau land bank seluas 1.828 hektare per 30 September 2026. Lahan tersebut dikelola melalui 12 entitas anak dan menjadi modal perusahaan untuk mengembangkan proyek residensial maupun komersial di kawasan PIK 2.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News