JAKARTA. Meski Para Finance bakal bersalin nama menjadi Mega Finance, Presiden Direktur Mega Finance Wiwie Kurnia menjelaskan, baik Para Finance, Mega Central Finance (MCF), dan Mega Auto Finance (MAF) akan tetap menjalankan usahanya di sektor pembiayaan masing-masing. “Jadi, bisnisnya tetap berjalan seperti biasa, tidak ada yang berbeda selain nama. Hanya saja untuk struktur manajemen MCF dan MAF, saya yang akan membawahi. Sementara, Para Finance nanti punya manajemennya sendiri juga,” imbuh dia. Selama ini, MCF dan MAF menjalankan usahanya untuk pembiayaan kendaraan bermotor roda dua. Bedanya, MCF difokuskan untuk pembiayaan motor bermerek Suzuki dan Honda, sedang MAF untuk motor bermerek Yamaha.
Para Finance Hanya Ganti Nama, Bisnis Tetap
JAKARTA. Meski Para Finance bakal bersalin nama menjadi Mega Finance, Presiden Direktur Mega Finance Wiwie Kurnia menjelaskan, baik Para Finance, Mega Central Finance (MCF), dan Mega Auto Finance (MAF) akan tetap menjalankan usahanya di sektor pembiayaan masing-masing. “Jadi, bisnisnya tetap berjalan seperti biasa, tidak ada yang berbeda selain nama. Hanya saja untuk struktur manajemen MCF dan MAF, saya yang akan membawahi. Sementara, Para Finance nanti punya manajemennya sendiri juga,” imbuh dia. Selama ini, MCF dan MAF menjalankan usahanya untuk pembiayaan kendaraan bermotor roda dua. Bedanya, MCF difokuskan untuk pembiayaan motor bermerek Suzuki dan Honda, sedang MAF untuk motor bermerek Yamaha.