KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) berencana untuk menggelar aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan. Perusahaan bakal mengalokasikn dana maksimal Rp 100 miliar untuk buyback saham. Direktur Utama PBSA, Vincentius Susanto, menjelaskan buyback menjadi salah satu langkah perusahaan untuk menjaga stabilitas sekaligus kepercayaan pasar. Langkah ini juga dimaksudkan untuk ikut mendukung pemulihan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tengah bergejolak. Pelaksanaan buyback dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, yakni sejak 20 Oktober 2026 hingga 19 Januari 2027. Seluruh dana bersumber dari saldo kas internal perseroan, tepatnya dari dana berlebih yang tidak dibutuhkan untuk operasional. Dengan demikian, manajemen meyakini rencana ini tidak akan mengganggu kegiatan usaha.
Paramita (PBSA) Alokasikan Rp 100 Miliar untuk Buyback Saham Mulai Selasa (20/10)
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) berencana untuk menggelar aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan. Perusahaan bakal mengalokasikn dana maksimal Rp 100 miliar untuk buyback saham. Direktur Utama PBSA, Vincentius Susanto, menjelaskan buyback menjadi salah satu langkah perusahaan untuk menjaga stabilitas sekaligus kepercayaan pasar. Langkah ini juga dimaksudkan untuk ikut mendukung pemulihan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tengah bergejolak. Pelaksanaan buyback dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, yakni sejak 20 Oktober 2026 hingga 19 Januari 2027. Seluruh dana bersumber dari saldo kas internal perseroan, tepatnya dari dana berlebih yang tidak dibutuhkan untuk operasional. Dengan demikian, manajemen meyakini rencana ini tidak akan mengganggu kegiatan usaha.