KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Paramount Enterprise International memperluas bisnis di luar sektor properti dengan mengembangkan lini hospitality, healthcare, dan energi. Langkah ini dilakukan untuk membangun ekosistem bisnis yang terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat di kawasan yang dikembangkan perseroan. Presiden Direktur Paramount Enterprise International, M. Nawawi, mengatakan bisnis perseroan kini tidak hanya berfokus pada pembangunan properti, tetapi juga menciptakan lingkungan yang mampu mendukung berbagai kebutuhan masyarakat. "Kami tidak hanya membangun gedung atau properti, tetapi juga menciptakan ekosistem kehidupan yang mendukung aktivitas, gaya hidup, serta pertumbuhan masyarakat dan pengguna kota secara berkelanjutan," ujar Nawawi dalam keterangan resminya dikutip Kamis (24/9/2026).
Ia bilang, kebutuhan masyarakat perkotaan yang semakin beragam mendorong Paramount Enterprise memperluas bisnis ke sektor kesehatan, hospitality, dan fasilitas komersial. Diversifikasi bisnis Paramount Enterprise dijalankan melalui empat pilar utama. Sektor healthcare dikembangkan melalui Bethsaida Healthcare yang menyediakan layanan rumah sakit dan klinik.
Baca Juga: Paramount Land Andalkan Inovasi dan Aspek Keberlanjutan Di sektor properti, Paramount Land berfokus pada pengembangan kota mandiri atau township. Sementara itu, Parador Hotels and Resorts mengelola bisnis hospitality, sedangkan Paramount Energy mengembangkan bisnis perseroan di sektor energi. Menurut Nawawi, pengembangan berbagai sektor tersebut diarahkan untuk saling mendukung dalam membangun kawasan yang terintegrasi. Sinergi lintas sektor ini menjadi bagian dari semangat
“Enriching Lives” yang menjadi landasan perseroan dalam menjalankan bisnis. Pendekatan tersebut diwujudkan melalui pengembangan kawasan yang mengintegrasikan hunian, pusat bisnis, area komersial, fasilitas kesehatan, hotel, dan ruang gaya hidup. Dengan demikian, Paramount Enterprise berupaya menciptakan ekosistem yang lengkap dan terkoneksi serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern. Pengembangan ekosistem terintegrasi dilakukan di Paramount Gading Serpong dan Paramount Petals. Keduanya dikembangkan melalui PT Paramount Land sebagai kawasan yang mencakup hunian, area komersial, fasilitas publik, dan layanan pendukung.
Baca Juga: Alam Sutera (ASRI) Pacu Bisnis Residensial, Bidik Segmen Menengah Atas Menurut Nawawi, pembangunan township tidak hanya mencakup infrastruktur, tetapi juga penyediaan ruang yang mendukung aktivitas masyarakat. "Integrasi lintas sektor memungkinkan perusahaan menghadirkan kota yang tidak hanya menjadi tempat tinggal atau berbisnis, tetapi juga memenuhi kebutuhan masyarakat secara menyeluruh, mulai dari hunian, layanan kesehatan, hingga gaya hidup," katanya. Nawawi mengatakan, diversifikasi bisnis di luar sektor properti dilakukan untuk memperkuat recurring income perseroan. Dalam menjalankan bisnis, Paramount Enterprise berpegang pada nilai integrity, stewardship, dan respect. Ketiganya diwujudkan melalui komitmen terhadap kualitas dan tata kelola, pengelolaan bisnis berkelanjutan yang memberi manfaat jangka panjang, serta budaya kerja yang mengedepankan kolaborasi, keberagaman, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Nawawi mengatakan, pengembangan kawasan melalui berbagai lini bisnis turut mendorong aktivitas ekonomi dan penyerapan tenaga kerja, sekaligus menciptakan peluang kerja dan mendukung sektor industri terkait. Menurutnya, pertumbuhan kawasan komersial dan aktivitas bisnis juga menggerakkan perekonomian Tangerang. Paramount Enterprise mengembangkan ekosistem kota mandiri yang mengintegrasikan hunian, tempat kerja, bisnis, layanan kesehatan, dan aktivitas gaya hidup dalam satu lingkungan. Ia menambahkan, integrasi infrastruktur dan fasilitas tersebut mendukung terciptanya lingkungan yang nyaman dan produktif serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News