KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Paramount Land semakin memperkuat pengembangan Pasadena Central District sebagai kawasan komersial dan mixed-use terbesar di wilayah Gading Serpong. Kawasan seluas 40 hektare (ha)ini memadukan hunian premium, area komersial strategis, serta kavling bisnis yang akan segera menghadirkan anchor tenant besar. Distrik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 2024 berkembang pesat dengan dukungan berbagai klaster hunian aktif di sekitarnya serta kedekatan dengan koridor komersial utama dan BSD City. Lokasinya yang berada di jalur utama dengan lalu lintas tinggi menjadikannya kawasan dengan eksposur dan aktivitas bisnis yang sangat kuat.
Terbaru, Paramount Gading Serpong meluncurkan Pasadena Square South sebagai area komersial terbaru di distrik tersebut. Pengembangan ini memperluas pilihan ruang usaha dengan lokasi strategis yang berada di tengah kawasan hunian aktif dan
captive market yang besar, sehingga mendukung pertumbuhan aktivitas bisnis di kawasan Gading Serpong.
Baca Juga: Paramount Land Bidik Penjualan Rp 5,5 Triliun Direktur Paramount Land, Chrissandy Dave, menyatakan Pasadena Square South akan diperkuat kehadiran anchor tenant besar seperti hypermarket dan electronic megastore di lahan 1 hektare, serta didukung pusat kuliner Paramount Gading Serpong Taman Rasa yang ramai. “Kawasan ini juga berdekatan dengan tenant utama Pasadena Square North, yakni Zenbu Group dan Kopi Nako Group yang mulai beroperasi tahun depan,” kata Chrissandy dalam keterangannya, Jumat (17/4/2026). Sementara itu, Henry Napitupulu mengatakan akses kawasan juga ditingkatkan melalui pembangunan persimpangan baru di Boulevard Gading Serpong yang terhubung langsung ke BSD City, guna meningkatkan visibilitas dan potensi bisnis, khususnya di Pasadena Square South. Henry menambahkan, Pasadena Square South menawarkan ruko dengan orientasi strategis menghadap anchor tenant dan Paramount Gading Serpong Taman Rasa, sehingga memiliki eksposur tinggi dari Boulevard Pasadena Selatan. Tersedia juga unit yang menghadap Pasadena Walk, koridor hijau tematik sepanjang 700 meter dengan berbagai fasilitas publik. Desain bangunan dibuat atraktif dengan fasad luas dan pilihan ukuran 2–3 lantai, termasuk tipe corner dan double facade.
Baca Juga: Paramount Land Jajaki Pengembangan MRT Jalur Kembangan–Balaraja Henry memaparkan, ukuran bangunan yang dihadirkan bervariasi, yakni bangunan 2 lantai L4,5x13 dan L4,5x14 (alfresco menghadap Pasadena Walk), bangunan 3 lantai L4,5x14 (alfresco menghadap anchor tenant), L4,5x15 (alfresco menghadap Taman Rasa), L4,5x17 (alfresco menghadap Taman Rasa), serta corner alfresco L5x14, L5x15, dan L5x17. Tersedia juga pilihan bangunan double facade untuk tipe L4,5x14. Berbeda dengan tipe North, Pasadena Square South menyediakan opsi multi-tenancy, di mana pemilik dapat menyewakan setiap lantai kepada tenant yang berbeda, memberikan opsi pengembangan bisnis yang lebih luas dan beragam. Sementara itu, Ferry John Direktur Sales & Marketing Paramount Land, menyebut setiap unit dilengkapi AC dan CCTV, serta promo bebas IPKL 12 bulan dan area parkir luas tanpa gate. Pasadena Square South dipasarkan terbatas hanya 44 unit dengan harga mulai Rp 2,9 miliar, serta menawarkan berbagai skema pembayaran yang fleksibel. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News