Parchment Paper vs Wax Paper, Ketahui Perbedaan hingga Jenis Pelapisnya



MOMSMONEY.ID - Punya bentuk yang mirip & fungsi yang hampir sama, inilah beberapa perbedaan Parchment Paper & Wax Paper.

Sebenarnya, Parchment Paper & Wax Paper adalah 2 jenis kertas yang memiliki fungsi mirip, yakni berguna untuk membungkus makanan.

Meski fungsinya sama, namun tetap saja terdapat beberapa perbedaan yang perlu Moms ketahui. Berikut selengkapnya!

Baca Juga: Mengenal Perbedaan Teknik Memasak Roasting & Baking dalam Dunia Kuliner

Wax paper


Wax paper atau kertas lilin adalah kertas yang aman digunakan untuk membungkus makanan yang dingin. Kertas ini dilapisi oleh lapisan lilin paraffin sehingga tidak akan lengket & menempel pada kue.

Melansir dari Food Network, Wax paper biasanya dipakai untuk menggulung adonan kue supaya kue berbentuk lonjong memanjang, hingga dipakai untuk membungkus sandwich & cokelat

Meski memang wax paper memiliki banyak fungsi, namun kekurangannya ialah kertas ini tidak tahan panas.

Baca Juga: Perbedaan Daging Merah vs Daging Putih, Mana yang Kandungan Nutrisinya Lebih Tinggi?

Parchment Paper

Parchment paper juga merupakan jenis kertas yang aman & biasa dipakai untuk melapisi berbagai macam makanan, seperti roti, kue, sayuran, hingga ikan.

Parchment paper atau kertas perkamen biasanya berwarna putih ataupun cokelat. Sebenarnya semua jenis warna tersebut sama.

Parchment paper itu sendiri tahan terhadap panas, tidak seperti Wax paper. Ini sebabnya parchment paper lebih efektif saat digunakan untuk melapisi loyang saat memasak kue.

Baca Juga: 5 Tips Masak Rahasia yang Dilakukan oleh Para Koki Prancis Turun Temurun

Perbedaan Parchment paper vs Wax Paper

1. Ketahanan terhadap panas

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, wax paper tidak tahan terhadap panas. Sementara itu, parchment paper lebih tahan terhadap panas.

Maka tak heran jika parchment paper bisa dipakai untuk memanggang makanan di dalam oven tanpa takut meleleh.

Sementara itu, wax paper hanya akan aman jika digunakan pada suhu ruangan atau dingin seperti di freezer. Jika dipaksakan masuk ke dalam oven, maka wax paper akan meleleh & kertas dapat terbakar.

Baca Juga: Perbedaan 3 Jenis Tepung Terigu: Berprotein Tinggi, Sedang dan Rendah

2. Harga

Melansir dari Greatist, biasanya parchment paper cenderung punya harga yang lebih mahal dibandingkan wax paper. Sebabnya karena parchment paper punya keunggulan berupa lebih tahan panas.

3. Jenis Pelapisnya

Ketahanan panas dipengaruhi oleh bahan pelapisnya. Tentu saja pelapis parchment paper berbeda dengan pelapis wax paper.

Parchment paper dilapisi silicon agar permukaannya anti-lengket & dapat tahan panas. Sementara Wax paper dilapisi oleh lilin paraffin yang tentu akan meleleh jika terkena panas.

Baca Juga: Shrimp vs Prawn, 7 Perbedaan Jenis Udang dari Bentuk hingga Habitatnya

Bisakah penggunaan keduanya dibalik?

Jika Parchment Paper & Wax Paper digunakan dalam keadaan dingin & kering, maka keduanya dapat digunakan secara bergantian dari segi fungsi.

Namun jika pengaplikasiannya melipatkan panas dalam bentuk apapun, maka Wax Paper tidak akan bisa menggantikan Parchment Paper.

Baca Juga: Perbedaan Almond vs Kacang Tanah, Manakah yang Lebih Menyehatkan?

Kesimpulan

Melansir Eating Well, Wax Paper adalah jenis kertas yang dilapisi lilin & aman untuk membungkus makanan bersuhu ruang/dingin karena punya sifat antilengket. Sayangnya, jenis kertas ini tak boleh terkena panas sama sekali.

Sementara Parchment Paper adalah jenis kertas yang dilapisi silicon & aman ketika dipanaskan hingga suhu 232 derajat Celcius. Jenis kertas ini bisa digunakan dalam keadaan panas maupun dingin.

Itulah perbedaan antara Parchment Paper & Wax Paper yang bisa Moms ketahui. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya: Di Tengah Ketidakpastian Global, Sri Mulyani Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 5,17%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Raissa Yulianti