KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Buku Kepariwisataan NTT menuju Kelas Dunia resmi diluncurkan. Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki aset alam dan budaya. Terdapat 1.192 pulau yang merupakan rangkaian cincin keindahan ring of beauty. Dikenal dengan nama Flobamora yang mencakup kepulauan Flores, Sumba, Timor, Alor dinilai layak menjadi destinasi kelas dunia. Dalam diskusi bersama Global Tourism Forum penulis buku tersebut, Sapta Nirwandar yang juga Chairman Indonesia Tourism Forum (ITF) menyebut merujuk UNWTO, WTTC, bahwa pariwisata Nusantara atau wisatawan domestik menjadi prioritas utama bisnis pariwisata. “Laporan Dinard Standard 2021-2022 bahkan menegaskan geliat kurva pertumbuhan pariwisata dunia, akan kembali ke titik awal bertumbuh membutuhkan waktu setidaknya 2 tahun ke depan. Artinya selama dua tahun ke depan destinasi domestik dan lokal mendapat panggung wisatawan nusantara yang jumlah dan nilai ekonominya juga sangat signifikan,” dalam keterangannya, Selasa (22/12).
Pariwisata NTT dinilai masih bisa dieksplorasi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Buku Kepariwisataan NTT menuju Kelas Dunia resmi diluncurkan. Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki aset alam dan budaya. Terdapat 1.192 pulau yang merupakan rangkaian cincin keindahan ring of beauty. Dikenal dengan nama Flobamora yang mencakup kepulauan Flores, Sumba, Timor, Alor dinilai layak menjadi destinasi kelas dunia. Dalam diskusi bersama Global Tourism Forum penulis buku tersebut, Sapta Nirwandar yang juga Chairman Indonesia Tourism Forum (ITF) menyebut merujuk UNWTO, WTTC, bahwa pariwisata Nusantara atau wisatawan domestik menjadi prioritas utama bisnis pariwisata. “Laporan Dinard Standard 2021-2022 bahkan menegaskan geliat kurva pertumbuhan pariwisata dunia, akan kembali ke titik awal bertumbuh membutuhkan waktu setidaknya 2 tahun ke depan. Artinya selama dua tahun ke depan destinasi domestik dan lokal mendapat panggung wisatawan nusantara yang jumlah dan nilai ekonominya juga sangat signifikan,” dalam keterangannya, Selasa (22/12).