Partai nahdliyin ajak Hary Tanoe bergabung



JAKARTA. Rupanya banyak partai yang kepincut dengan mantan Ketua Dewan Pakar Partai Nasional Demokrat (NasDem) Hary Tanoesoedibjo. Kali ini, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang tertarik dengan kiprah politik bos MNC Group tersebut.

Hal itu disampaikan langsung oleh Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta, Senin (21/1). Muhaimin mengaku akan menyambut dengan tangan terbuka jika Hary Tanoe bergabung dengan PKB.

"Kalau HT mau keluar dari Nasdem, masuk PKB saja," ujar Muhaimin di Gedung DPR. Dikatakan oleh Muhaimin, tawarannya itu bukanlah canda semata, melainkan pernyataan serius. Bahkan Muhaimin mengatakan, HT akan ditawari menjadi dewan pakar di partai besutan Gus Dur itu.


"Ini serius. Kami siap untuk menampung. Nanti kami jadikan dewan pakar partai," tandas Muhaimin. Untuk diketahui, keinginan Hary Tanoe keluar dari partai nasional Demokrat dikabarkan karena Hary tidak menyetujui perombakan di tubuh internal partai Nasdem.

Konflik internal yang melanda Partai NasDem melibatkan Hary Tanoe dan Surya Paloh, lantaran perebutan kursi Ketua Umum NasDem. Hary Tanoe akhirnya mengajukan surat pengunduran dirinya ke Partai NasDem.

Menurutnya, saat ini dia bukan lagi kader atau anggota Partai NasDem. "Terhitung mulai hari ini saya bukan lagi anggota Partai NasDem," ujarnya dalam jumpa pers di Museum Adam Malik di Jl Diponegoro No 29, Jakarta Pusat, Senin (21/1)

Hary mengaku baru saja menyampaikan surat pengunduran dirinya ke DPP Partai NasDem di Jl RP Soeroso, Gondangdia. Dia melepaskan dua jabatannya di Partai NasDem. "Saya telah menyampaikan surat pengunduran diri dalam kapasitas sebagai ketua dewan pakar dan sebagai wakil ketua majelis partai," tutur Hary.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Asnil Amri