Partai Demokrat merasa tersandera kasus korupsi



JAKARTA. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Saan Mustofa menyatakan, partainya tersandera kasus korupsi proyek pembangunan wisma atlet SEA Games. Menurutnya, penyidikan kasus tersebut telah mengganggu Partai Demokrat.Saan menjelaskan, pernyataan para terdakwa dalam persidangan yang menyebutkan sejumlah kader partai termasuk Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum membuat perspektif negatif di mata masyarakat. "Kasus korupsi wisma atlet yang melibatkan kader Partai Demokrat tentu mengganggu dan membuat Demokrat tersandera," ujar Saan kepada wartawan usai acara Polemik dengan tema 'Demokrat Terguncang', Sabtu (28/1/2012).Menurut Pengamat Politik Yunarto Wijaya, akibat 'nyanyian' Nazaruddin yang selalu menyebut Anas terlibat dan beberapa kadernya seperti Andi Malarangeng dan Angelina Sondak membuat pemberitaan media terhadap partai Demokrat menjadi negatif, tercatat sebesar 42% perspektif negatif terhadap partai sehingga kinerja positif Partai Demokrat tertutupi."Tahun 2011, sebanyak 42 % pemberitaan negatif media terhadap Partai Demokrat yang memberitakan Nazar terkait kasus dugaan korupsi wisma atlet," ungkap Yunarto. (Imanuel Nicolas Manafe/Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News