KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar global saat ini berada di persimpangan antara tekanan geopolitik dan momentum pertumbuhan sektor teknologi, khususnya artificial intelligence (AI). Kondisi ini dinilai menjadi faktor kunci yang akan menentukan arah pergerakan pasar dalam jangka pendek. Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, menyebut eskalasi konflik di Timur Tengah sebagai sentimen utama yang memengaruhi dinamika pasar global saat ini. “Penutupan Selat Hormuz yang merupakan jalur sekitar 20% pasokan minyak dunia telah mendorong lonjakan harga energi dan memicu kembali risiko inflasi global,” ujarnya dalam riset yang dikutip Kontan, Kamis (19/3/2026).
Pasar Global Dibayangi Tekanan Geopolitik, Arah Suku Bunga Jadi Penentu
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar global saat ini berada di persimpangan antara tekanan geopolitik dan momentum pertumbuhan sektor teknologi, khususnya artificial intelligence (AI). Kondisi ini dinilai menjadi faktor kunci yang akan menentukan arah pergerakan pasar dalam jangka pendek. Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, menyebut eskalasi konflik di Timur Tengah sebagai sentimen utama yang memengaruhi dinamika pasar global saat ini. “Penutupan Selat Hormuz yang merupakan jalur sekitar 20% pasokan minyak dunia telah mendorong lonjakan harga energi dan memicu kembali risiko inflasi global,” ujarnya dalam riset yang dikutip Kontan, Kamis (19/3/2026).
TAG:
- Amd
- Data Center
- Intel
- Investasi
- Nvidia
- The Fed
- Federal Reserve
- Timur Tengah
- inflation
- suku bunga
- bank sentral
- oil price
- Selat Hormuz
- harga minyak
- artificial intelligence
- stagflasi
- kebijakan moneter
- semikonduktor
- inflasi global
- geopolitik
- Central Bank
- pasar global
- Kiwoom Sekuritas Indonesia
- Liza Camelia Suryanata
- sektor AI