PARIS. Luar biasa, tampaknya nafsu belanja para orang tajir membeli tas mewah tak surut di tengah ketidakpastian perekonomian. Buktinya, produsen tas mewah asal Prancis Hermes International SCA melaporkan meraup kenaikan laba di 2015, melebihi ekspektasi para analis. Laba usaha Hermes naik 19 % atau € 1,54 miliar (US$ 1,7 miliar). Sementara, para analis memperkirakan laba yang diperoleh sebesar € 1,52 miliar menyusul tragedi penyerangan teroris November lalu di kota Paris yang meredam wisata belanja di kota mode itu. "Dalam dunia di mana ada banyak risiko dan ketidakpastian, kemampuan untuk dapat bereaksi dan beradaptasi sesuai dengan acara tetap penting," kata Chief Executive Officer Axel Dumas.
Pasar Jepang bikin tas mewah Hermes meraup untung
PARIS. Luar biasa, tampaknya nafsu belanja para orang tajir membeli tas mewah tak surut di tengah ketidakpastian perekonomian. Buktinya, produsen tas mewah asal Prancis Hermes International SCA melaporkan meraup kenaikan laba di 2015, melebihi ekspektasi para analis. Laba usaha Hermes naik 19 % atau € 1,54 miliar (US$ 1,7 miliar). Sementara, para analis memperkirakan laba yang diperoleh sebesar € 1,52 miliar menyusul tragedi penyerangan teroris November lalu di kota Paris yang meredam wisata belanja di kota mode itu. "Dalam dunia di mana ada banyak risiko dan ketidakpastian, kemampuan untuk dapat bereaksi dan beradaptasi sesuai dengan acara tetap penting," kata Chief Executive Officer Axel Dumas.