JAKARTA. Isu domestik dan eksternal melemahkan rupiah di awal pekan ini. Di pasar spot, Senin (7/11), nilai tukar rupiah tergelincir 0,14% ke level Rp 13.086 per dollar AS. Namun, kurs tengah Bank Indonesia mencatat, kurs rupiah masih menguat 0,16% ke posisi Rp 13.082 per dollar AS. Analis Pasar Uang PT Bank Mandiri Tbk Rully Arya Wisnubroto menilai, dari sisi internal tekanan datang setelah sajian pertumbuhan ekonomi kuartal tiga 2016 Indonesia melemah. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis, level GDP di angka 5,02%, atau lebih rendah dari kuartal sebelumnya yang mencapai 5,18%. Walau secara total pertumbuhan ekonomi Indonesia sampai kuartal III 2016 masih di level 5,04%.
Pasar kecewa, kurs rupiah keok
JAKARTA. Isu domestik dan eksternal melemahkan rupiah di awal pekan ini. Di pasar spot, Senin (7/11), nilai tukar rupiah tergelincir 0,14% ke level Rp 13.086 per dollar AS. Namun, kurs tengah Bank Indonesia mencatat, kurs rupiah masih menguat 0,16% ke posisi Rp 13.082 per dollar AS. Analis Pasar Uang PT Bank Mandiri Tbk Rully Arya Wisnubroto menilai, dari sisi internal tekanan datang setelah sajian pertumbuhan ekonomi kuartal tiga 2016 Indonesia melemah. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis, level GDP di angka 5,02%, atau lebih rendah dari kuartal sebelumnya yang mencapai 5,18%. Walau secara total pertumbuhan ekonomi Indonesia sampai kuartal III 2016 masih di level 5,04%.