Pasar Kerja Ketat, OLX Fasilitasi Pencari Kerja lewat Platform Digital



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. OLX menghadirkan OLX Job Fair Online 2026 yang berlangsung pada 11 hingga 26 April 2026 sebagai upaya mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan di tengah dinamika pasar tenaga kerja yang kian kompetitif.

Melalui program ini, OLX menyediakan akses karier digital yang inklusif dengan menghadirkan lebih dari 1.300 lowongan pekerjaan yang membutuhkan tenaga kerja cepat, 1.200 lowongan paling banyak dicari, serta lebih dari 800 peluang kerja freelance.

Direktur OLX, Agung Iskandar, mengatakan pihaknya berupaya menghadirkan solusi yang lebih efisien dalam proses rekrutmen. 


“Melihat dinamika pasar tenaga kerja yang terus berkembang, tahun ini OLX menggelar OLX Job Fair Online dengan kemudahan 3C: Cari lowongan pekerjaan, lalu langsung Chat jika tertarik dengan lowongan yang ada, selanjutnya langsung Kirim CV melalui platform OLX," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (20/4/2026).

Hal ini memangkas proses rekrutmen yang terlalu lama, sehingga memungkinkan pencari kerja berinteraksi langsung dengan perusahaan dan mengirimkan profil mereka hanya dalam hitungan detik. 

Baca Juga: Apindo Dorong RUU Ketenagakerjaan Lebih Fleksibel, Demi Menciptakan Lapangan Kerja

Inisiatif ini hadir di tengah kondisi pasar kerja yang masih menantang. Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mencatat sebanyak 8.389 tenaga kerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang kuartal I 2026, dengan puncak terjadi pada Januari sebanyak 4.590 tenaga kerja.

Berdasarkan data internal OLX, aktivitas di kategori jasa dan lowongan pekerjaan menunjukkan tren peningkatan. Pada Maret 2026, jumlah pengguna di kategori ini mencapai sekitar 954.000, naik 46% dibandingkan Januari 2026. 

Rata-rata pencari kerja sepanjang kuartal I 2026 tercatat lebih dari 523.000 orang, sementara total lowongan yang tersedia hanya sekitar 43.000 posisi. Kondisi ini mencerminkan ketatnya persaingan, di mana satu lowongan pekerjaan rata-rata diperebutkan oleh sekitar 12 pencari kerja.

Baca Juga: Program SMK Go Global Kemenko PM Bidik Penyaluran 500.000 Pekerja ke Luar Negeri

Dari sisi minat, posisi seperti administrasi, marketing/sales, freelance, driver, hingga SPG/SPB menjadi yang paling banyak diburu pencari kerja. Sementara itu, sebaran aktivitas menunjukkan wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Jawa Timur sebagai pusat utama baik untuk ketersediaan lowongan maupun jumlah pencari kerja.

Program ini melanjutkan capaian positif job fair sebelumnya yang digelar secara hybrid. Pada Oktober 2025, kegiatan yang berlangsung di Jakarta Selatan tersebut berhasil menarik 1.700 pelamar untuk 172 posisi yang tersedia.

Melalui Job Fair Online 2026, OLX optimistis dapat memperluas jangkauan pencari kerja sekaligus mempercepat proses penyerapan tenaga kerja, yang pada akhirnya diharapkan turut mendorong perputaran ekonomi lokal.

Baca Juga: Hadapi Era AI, Menteri Ketenagakerjaan Tekankan Transformasi Pengelolaan SDM

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News