JAKARTA. Rencana pemerintah membangun pembangkit listrik hingga berkapasitas 35.000 megawatt (MW) dalam lima tahun mendatang bisa mendatangkan berkah bagi industri lampu. Jika proyek ini sukses, potensi pasar lampu dalam negeri juga bakal bertambah besar. John Mannopo, Ketua Umum Asosiasi Industri Perlampuan Listrik Indonesia (Aperlindo) menjelaskan, jika proyek listrik bertambah, maka jumlah pelanggan listrik juga akan ikut bertambah. Jelas, ini akan membuat tingkat pemakaian lampu ikut naik. Efeknya, laba pebisnis lampu bisa ikut berpendar. Dalam hitungan John, jika proyek setrum 35.000 MW terealisasi dalam jangka waktu lima tahun, maka akan ada penambahan 15 juta pelanggan listrik baru, atau 3 juta pelanggan baru per tahun. Jika satu pelanggan memakai lima lampu saja, berarti akan ada 15 juta lampu baru yang dibutuhkan pasar per tahun.
Pasar lampu semakin benderang
JAKARTA. Rencana pemerintah membangun pembangkit listrik hingga berkapasitas 35.000 megawatt (MW) dalam lima tahun mendatang bisa mendatangkan berkah bagi industri lampu. Jika proyek ini sukses, potensi pasar lampu dalam negeri juga bakal bertambah besar. John Mannopo, Ketua Umum Asosiasi Industri Perlampuan Listrik Indonesia (Aperlindo) menjelaskan, jika proyek listrik bertambah, maka jumlah pelanggan listrik juga akan ikut bertambah. Jelas, ini akan membuat tingkat pemakaian lampu ikut naik. Efeknya, laba pebisnis lampu bisa ikut berpendar. Dalam hitungan John, jika proyek setrum 35.000 MW terealisasi dalam jangka waktu lima tahun, maka akan ada penambahan 15 juta pelanggan listrik baru, atau 3 juta pelanggan baru per tahun. Jika satu pelanggan memakai lima lampu saja, berarti akan ada 15 juta lampu baru yang dibutuhkan pasar per tahun.