Pasar Masih Stabil, Penguatan Harga Emas Berlanjut



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas melaju tanpa rem. Harga logam kuning melayang di bawah level tertinggi delapan bulan pada hari Rabu (18/1). Pukul 21.25 WIB, harga emas spot menguat 0,71% ke US$ 1.922,22 per ons troi. 

Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan harga emas didukung oleh pasar yang lebih stabil sebelum banyak pembicaraan Federal Reserve (The Fed) dan data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang akan dirilis pekan ini.

"Sementara, ekspektasi Fed yang kurang hawkish dan potensi resesi mendorong kenaikan kuat emas selama dua minggu terakhir," ungkap Ibrahim dalam rilis harian, Rabu (18/1).


Baca Juga: Minta Pengguna Jual Emas karena Ganti Model Bisnis, Cek Legalitas Tamasia

Dia menambahkan, pidato dari beberapa pejabat The Fed dijadwalkan minggu ini yang paling menonjol adalah Wakil Ketua Lael Brainard pada hari Kamis. Rentetan rilis data ekonomi AS juga menjadi sinyal kinerja ekonomi AS, dimulai dengan inflasi indeks harga produsen, penjualan ritel, dan data produksi industri.

Harga emas sekarang diperdagangkan sekitar US$ 160 di bawah rekor tertinggi. Harga emas melaju di tengah meningkatnya taruhan bahwa Fed akan menaikkan suku bunga lebih lambat tahun ini.

Dolar AS mendapatkan kembali kekuatan terhadap sekeranjang mata uang minggu ini, pulih dari level terendah lebih dari tujuh bulan. Tapi keuntungan dalam greenback terbatas karena pasar juga menunggu pertemuan kebijakan Bank of Japan.

Ibrahim memperkirakan, harga emas akan menguat di rentang US$ 1.895 per ons troi–US$ 1.938 per ons troi pada Kamis (19/1).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati