JAKARTA. Beberapa emiten mulai menggenjot permodalan dengan menerbitkan saham baru, baik melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) maupun non-HMETD. Selain untuk mendapatkan dana segar, penerbitan saham baru dinilai bisa menambah likuiditas saham di pasar modal. Terbaru, PT J Resources Asia Pasific Tbk (PSAB) akan menambah modal Tanpa HMETD maksimal 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Jumlah saham yang akan dilepas perusahaan ini sebanyak-banyaknya 2,64 miliar saham dengan nilai nominal Rp 20 per saham. Harga rights issue tanpa HMETD itu dipatok minimal Rp 359,2 per saham. Harga saham ini berdasarkan rerata harga saham PSAB selama kurun waktu 25 hari bursa. Sehingga, jumlah dana yang bisa diperoleh sekitar Rp 948,28 miliar. Selain memperkuat modal, PSAB berniat meningkatkan jumlah saham beredar. "Berguna untuk meningkatkan likuiditas saham perseroan," ujar direksi PSAB, dalam prospektus, Senin (5/9).
Pasar menanjak, emiten berburu dana
JAKARTA. Beberapa emiten mulai menggenjot permodalan dengan menerbitkan saham baru, baik melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) maupun non-HMETD. Selain untuk mendapatkan dana segar, penerbitan saham baru dinilai bisa menambah likuiditas saham di pasar modal. Terbaru, PT J Resources Asia Pasific Tbk (PSAB) akan menambah modal Tanpa HMETD maksimal 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Jumlah saham yang akan dilepas perusahaan ini sebanyak-banyaknya 2,64 miliar saham dengan nilai nominal Rp 20 per saham. Harga rights issue tanpa HMETD itu dipatok minimal Rp 359,2 per saham. Harga saham ini berdasarkan rerata harga saham PSAB selama kurun waktu 25 hari bursa. Sehingga, jumlah dana yang bisa diperoleh sekitar Rp 948,28 miliar. Selain memperkuat modal, PSAB berniat meningkatkan jumlah saham beredar. "Berguna untuk meningkatkan likuiditas saham perseroan," ujar direksi PSAB, dalam prospektus, Senin (5/9).