JAKARTA. Rencana pergantian anggota Kabinet Indonesia Bersatu jilid II mendekati klimaks. Jika tidak ada aral melintang, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mengumumkan hasil final reshuffle kabinet malam nanti. Agenda politik domestik itu diprediksi tidak memanaskan pasar keuangan. Lana Soelistianingsih, ekonom Samuel Sekuritas, menilai, isu reshuffle tidak membetot perhatian pelaku pasar di saat ini. "Perhatian pasar sekarang lebih pada kondisi ekonomi global yang lebih berbahaya," tandas Lana, kemarin. Pengamat ekonomi David Sumual berpendapat senada. "Enam bulan terakhir, arah pasar saham kita lebih banyak disetir oleh pasar global. Korelasinya mencapai 90% akibat isu eksternal," jelas dia.
Pasar menginginkan menteri yang tepat
JAKARTA. Rencana pergantian anggota Kabinet Indonesia Bersatu jilid II mendekati klimaks. Jika tidak ada aral melintang, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mengumumkan hasil final reshuffle kabinet malam nanti. Agenda politik domestik itu diprediksi tidak memanaskan pasar keuangan. Lana Soelistianingsih, ekonom Samuel Sekuritas, menilai, isu reshuffle tidak membetot perhatian pelaku pasar di saat ini. "Perhatian pasar sekarang lebih pada kondisi ekonomi global yang lebih berbahaya," tandas Lana, kemarin. Pengamat ekonomi David Sumual berpendapat senada. "Enam bulan terakhir, arah pasar saham kita lebih banyak disetir oleh pasar global. Korelasinya mencapai 90% akibat isu eksternal," jelas dia.