JAKARTA. Masih terus menukiknya harga minyak di perdagangan awal pekan ini disinyalir terbawa efek dari keputusan OPEC untuk mempertahankan produksinya. Desember disinyalir sebagai arah pergerakan minyak yang kian bearish. Mengutip Bloomberg, Senin (7/12) pukul 10.20 WIB harga minyak kontrak pengiriman Januari 2016 di New York Mercantile Exchange kembali merosot 1,03% ke level US$ 39,56 per barel dibanding hari sebelumnya. “Harga minyak tenggelam dalam kejenuhan pasar,” kata Jameel Ahmad, Kepala Analis Forextime dalam rilisnya, Senin (7/12).
Pasar minyak jenuh, harga kian luruh
JAKARTA. Masih terus menukiknya harga minyak di perdagangan awal pekan ini disinyalir terbawa efek dari keputusan OPEC untuk mempertahankan produksinya. Desember disinyalir sebagai arah pergerakan minyak yang kian bearish. Mengutip Bloomberg, Senin (7/12) pukul 10.20 WIB harga minyak kontrak pengiriman Januari 2016 di New York Mercantile Exchange kembali merosot 1,03% ke level US$ 39,56 per barel dibanding hari sebelumnya. “Harga minyak tenggelam dalam kejenuhan pasar,” kata Jameel Ahmad, Kepala Analis Forextime dalam rilisnya, Senin (7/12).