Pasar mobil premium 2017 diprediksi masih tumbuh



JAKARTA. Pasar mobil premium di Indonesia diprediksi akan tetap meningkat tahun depan. Daya beli masyarakat yang jadi acuan diproyeksikan masih ada untuk membeli pasar mobil yang sempit ini.

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie D Sugiarto mengatakan pasar mobil premium memang masih 1%-2% dari pangsa pasar mobil nasional. Walaupun kecil, Jongkie bilang peminatnya akan selalu ada.

Jongkie bilang ada faktor yang mempengaruhi kenaikan penjualan mobil premium. Pertama, mobil baru yang akan keluar. Kedua, tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ketiga, pertumbuhan bisnis di Indonesia apakah akan terus berkembang atau tidak.


"Yang beli mobil premium rata-rata kan pemilik bisnis dan bukan karyawan," kata Jongkie saat dihubungi KONTAN Jumat (23/12).

Sementara, PT Toyota Astra Motor (TAM) pemegang merek Lexus Indonesia belum melihat stimulus baru untuk kerek penjualan tahun depan. General Manager Lexus Indonesia, Adrian Tirtadjaja mengatakan tidak ambisius untuk kejar volume penjualan.

"Tahun ini memang penjualan naik 100%, tapi tahun depan kita akan coba untuk lebih fokus ke pelayanan pelanggan," kata Adrian saat dihubungi KONTAN, Jumat (23/12).

Dari data penjualan Gaikindo per November, tercatat penjualan Lexus sebanyak 1.024 unit. Atau naik 104% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 501 unit. Adrian mengatakan faktor kenaikan penjualan tahun depan kemungkinan ada penambahan sedikit imbas positif dari tax amnesty.

Selain itu untuk tetap bisa bersaing, Adrian bilang akan tetap meluncurkan model baru untuk dapat menarik minat pasar. Jenis yang akan dikeluarkan yakni tipe sedan. Akan tetapi, dari total penjualan Lexus per November sebanyak 1.024 unit terdapat 982 unit yakni tipe non sedan.

"Model baru tidak akan banyak. Tapi tetap 80% penjualan Lexus non sedan sisanya sedan," kata Adrian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto