Pasar motor membesar jelang Lebaran



JAKARTA. Momen Lebaran rupanya menjadi kesempatan mendongkrak penjualan apa saja, termasuk sepeda motor. Buktinya, kini para agen tunggal pemegang merek (ATPM) berusaha meningkatkan penjualan mereka menjelang Lebaran tahun ini.

Maklum, sudah beberapa tahun belakangan ini, motor juga menjadi alat transportasi mudik. Para pabrikan motor juga berharap penjualan menjelang Lebaran ini bisa menutup penurunan penjualan sepeda motor di bulan Juni kemarin juga turun.

Johannes Loman, Executive Vice President Director PT Astra Honda Motor, memperkirakan, penjualan motor nasional di Juli ini akan naik 10%-15% dibandingkan dengan penjualan Juni lalu. "Motor jadi favorit untuk mudik," katanya, Kamis (28/7).


Sebagai gambaran, Juni kemarin, penjualan sepeda motor secara nasional sekitar 661.269 unit, turun ketimbang penjualan pada Mei yang mencapai 709.122 unit. Nah, produsen motor berharap, penjualan motor pada Juli ini akan naik menjadi 720.000 unit.

Proyeksi peningkatan angka penjualan motor ini bukan omong kosong belaka. Selama Juli ini, permintaan kredit pembiayaan sepeda motor juga naik. Sigit Kumala, Senior General Manager Sales Division PT Astra Honda Motor, menjelaskan, Juli ini permintaan kredit motor meningkat 30% ketimbang Juni.

Honda tampak tak ingin menyiakan kesempatan ini dengan meluncurkan motor bebek (cub) terbaru bernama New Honda Blade 110 R. Astra Honda memasang target motor baru ini bisa terjual 33.000 unit per bulan.

Namun Johannes menyatakan, AHM akan kerepotan jika permintaan jenis motor automatik naik tinggi melebihi kapasitas pabriknya. Honda memiliki pabrik baru sepeda motor matik di Cikarang yang berkapasitas 500.000 unit pertahun di Cikarang. Tapi, pabrik ini belum beroperasi penuh sesuai kapasitasnya.

Tak mau kalah, PT Yamaha Motor Kencana Indonesia juga akan meluncurkan motor Yamaha Mio facelift. Menurut Indra Dwi Sunda, Corporate Communication Head Yamaha Indonesia, peluncuran generasi terbaru Mio ini akan berlangsung Agustus nanti, bertepatan dengan Ramadan dan menjelang Lebaran.

Penilaian Indra sama dengan penilaian Johannes bahwa menjelang Lebaran adalah waktu tepat berjualan motor. Juli ini, Indra memperkirakan penjualan motor Yamaha naik sekitar 10%-15% ketimbang penjualan selama Juni yang mencapai 243.771 unit.

Onderdil juga naik

Suzuki juga yakin penjualannya akan naik di Juli ini. Perkiraan sementara, penjualan motor Suzuki akan naik menjadi 50.000 unit dari 43.744 unit di bulan lalu.

Selain motor, penjualan onderdil berpeluang naik. Suandi Widiarto, Deputy General Manager PT Suzuki Indomobil Sales, menuturkan, permintaan spareparts akan meningkat seiring kenaikan permintaan servis menjelang mudik. Agar laris, Suzuki menggelar diskon 10%-20% harga komponen dan biaya servis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Edy Can