KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tengah mengalami tren pelemahan. Sejak awal tahun, IHSG telah anjlok sekitar 18% secara year to date (ytd). Melemahnya IHSG ini bisa menjadi salah satu pertimbangan dalam meracik ulang investasi saham. Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Brigita Kinari, mengatakan memasuki kuartal II-2026, pasar saham domestik berada dalam fase konsolidasi yang menantang akibat tekanan geopolitik global antara AS-Iran yang memicu lonjakan harga energi serta sikap hawkish bank sentral. Kondisi ini menekan nilai tukar rupiah dan memaksa BI Rate bertahan di level 4,75% untuk menjaga stabilitas, meski di sisi lain kenaikan BBM non-subsidi berisiko menggerus daya beli masyarakat.
Pasar Saham dalam Fase Konsolidasi, Ini Strategi Investasi yang Tepat
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tengah mengalami tren pelemahan. Sejak awal tahun, IHSG telah anjlok sekitar 18% secara year to date (ytd). Melemahnya IHSG ini bisa menjadi salah satu pertimbangan dalam meracik ulang investasi saham. Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Brigita Kinari, mengatakan memasuki kuartal II-2026, pasar saham domestik berada dalam fase konsolidasi yang menantang akibat tekanan geopolitik global antara AS-Iran yang memicu lonjakan harga energi serta sikap hawkish bank sentral. Kondisi ini menekan nilai tukar rupiah dan memaksa BI Rate bertahan di level 4,75% untuk menjaga stabilitas, meski di sisi lain kenaikan BBM non-subsidi berisiko menggerus daya beli masyarakat.
TAG: