KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar Surat Berharga Negara (SBN) dihadapkan tekanan penurunan outlook oleh Moody's dan tekanan jual asing yang menyebabkan kenaikan yield. Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) menilai adanya kondisi tersebut bisa memberikan dampak terhadap investasi dana pensiun. Staf Ahli ADPI Bambang Sri Mulyadi mengatakan saat ini memang banyak dana pensiun lebih memilih investasi di SBN dibandingkan instrumen lain. Hal itu karena SBN dinilai lebih aman, sehingga dengan adanya kenaikan yield, sebetulnya bisa menambah portofolio di SBN. "Dengan catatan, apabila likuiditas penyelenggara masih ada dan kesesuaian dengan kebutuhan likuiditasnya masih memadai," katanya kepada Kontan, Kamis (12/2).
Pasar SBN Dihadapkan Tekanan Penurunan Outlook Moody's, Ini Kata ADPI
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar Surat Berharga Negara (SBN) dihadapkan tekanan penurunan outlook oleh Moody's dan tekanan jual asing yang menyebabkan kenaikan yield. Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) menilai adanya kondisi tersebut bisa memberikan dampak terhadap investasi dana pensiun. Staf Ahli ADPI Bambang Sri Mulyadi mengatakan saat ini memang banyak dana pensiun lebih memilih investasi di SBN dibandingkan instrumen lain. Hal itu karena SBN dinilai lebih aman, sehingga dengan adanya kenaikan yield, sebetulnya bisa menambah portofolio di SBN. "Dengan catatan, apabila likuiditas penyelenggara masih ada dan kesesuaian dengan kebutuhan likuiditasnya masih memadai," katanya kepada Kontan, Kamis (12/2).
TAG: