Pasar SUN menunggu data ekonomi pekan ini



JAKARTA. Harga surat utang negara (SUN) pada penutupan perdagangan Jumat (31/3) lalu tercatat mengalami kenaikan. Berdasarkan situs Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA), indeks INDOBeX Government Clean Price naik sebesar 0,10% ke level 114,96 dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya.

Analis Fixed Income MNC Securities I Made Adi Saputra mengatakan bahwa pergerakan harga SUN Jumat pekan lalu mengalami pergerakan yang terbatas. Hal tersebut dipengaruhi oleh pelaku pasar yang masih mencermati beberapa data ekonomi yang akan di sampaikan pada pekan ini.

"Kondisi pelaku pasar yang cenderung menahan diri tersebut tercermin pada volume perdagangan SUN yang tidak begitu besar," tukasnya.


Sementara, di tengah terbatasnya pergerakan harga SUN pada perdagangan di akhir pekan kemarin juga turut mempengaruhi terbatasnya perubahan imbal hasil SUN seri acuan di pasar sekunder.

Misalnya, untuk seri acuan dengan tenor 5 tahun dan 20 tahun mengalami perubahan masing - masing sebesar 1 bps di level 6,807% dan 7,655% sementara itu untuk tenor 10 tahun dan 15 tahun imbal hasilnya tidak banyak mengalami perubahan di level 7,015% dan 7,397%.

Dalam sepekan terakhir, imbal hasil SUN rata - rata mengalami penurunan sebesar 8 bps. Penurunan imbal hasil yang cukup besar terjadi pada tenor di atas 5 tahun dan di sepanjang Maret mengalami penurunan imbal hasil dengan rata - rata sebesar 43 bps.

Aliran modal asing terus merangsek masuk di pasar Surat Berharga Negara (SBN) sepanjang Maret yang mencapai Rp 30 triliun. Tingginya minat investor asing tersebut di tengah ekpektasi terhadap kenaikan peringkat utang Indonesia oleh lembaga pemeringkat surat utang internasional Standard & Poor's (S&P). Hal tersebut juga turut mendorong penurunan imbal hasil SUN pada perdagangan Maret lalu.

Sepanjang Kuartal I-2017 pasar obligasi terus mencatatkan kinerja positif. Tengok saja, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) yang disusun Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA). Sejak tiga bulan berjalan, indeks pasar surat utang domestik naik 5,98% ke level 220,96.

Di periode yang sama, INDOBeX Government Total Return menunjukkan kenaikan sebesar 6,20% ke level 218,28 juga INDOBeX Corporate Total Return melonjak 4,37% ke level 231,02. Kinerja di pasar obligasi tersebut melampaui kinerja di pasar saham yang tercermin dalam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang hanya tumbuh sebesar 5,12%.

Sementara itu dari perdagangan SUN dengan denominasi mata uang dollar Amerika, tingkat imbal hasilnya pada perdagangan di akhir pekan kemarin ditutup dengan kecenderungan mengalami kenaikan terutama pada tenor panjang.

Imbal hasil dari INDO-27 dan INDO-47 masing - masing ditutup dengan mengalami kenaikan imbal hasil sebesar 3 bps di level 3,88% dan 4,77% setelah mengalami koreksi harga sebesar 25 bps dan 55 bps. Adapun tingkat imbal hasil dari INDO-20 ditutup turun terbatas di level 2,53%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto