Pasar truk ringan kian semarak



JAKARTA. Persaingan penjualan mobil segmen truk kelas ringan alias light duty truck diprediksi akan bertambah semarak. Apalagi, PT Isuzu Astra Motor Indonesia meluncurkan produk terancar, yakni Isuzu ELF NLR.

Wakil Presiden Direktur Isuzu Astra Motor Indonesia Jap Ernando Demily mengatakan, peluncuran produk baru ini tidak lepas dari kondisi perekonomian di dalam negeri yang membaik. "Isuzu ELF NLR adalah jawaban untuk memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia akan kendaraan truk kelas ringan empat ban untuk menghadapi persaingan," kata Jap, Selasa (8/8).

Beberapa faktor pendorong optimisme Isuzu Astra Motor Indonesia dalam merebut pasar truk kelas ringan ini adalah proyek-proyek infrastruktur yang banyak dikerjakan oleh pemerintah. Selain itu membaiknya harga komoditas seperti minyak sawit (CPO) dan batubara, serta tumbuhnya pasar e-commerce yang menyebabkan bisnis pengangkutan barang naik.


Mendongkrak target

Melihat potensi pasar yang positif Isuzu Astra Motor Indonesia tidak ragu menaikkan target penjualan. Untuk seluruh seri Elf, Isuzu Astra Motor Indonesia membidik target penjualan sebanyak 15.000 unit. Naik 36,3% dibandingkan target awal yang hanya 10.000 unit-11.000 unit.

Tahun lalu, Isuzu membukukan penjualan truk seri Elf ini sebanyak 16.724 unit. Pencapaian penjualan itu masih lebih rendah dibandingkan tahun 2015 yakni 19.350 unit.

Sekadar catatan, target penjualan Isuzu baik dari sektor komersial maupun mobil berpenumpang sebanyak 20.000 unit. Jumlah ini naik 8,75% dibandingkan target awal, yakni 18.390 unit.

Cerahnya prospek penjualan mobil angkut ini juga diamini oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku authorized distributor dari Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corporation (MFTBC).

Direktur Marketing Krama Yudha Tiga Berlian Motors Duljatmono melihat memang ada pertumbuhan penjualan di segmen ini. Kontribusinya berasal dari sektor komoditas, diikuti konstruksi dan infrastruktur. "Semoga tren semester kedua tetap positif," kata Duljatmono.

Tahun lalu, penjualan Mitsubishi Fuso mencapai 33.061 unit. Target tahun ini, penjualan dapat tumbuh 10% menjadi 36.500 unit. "Kami belum mau mengubah target penjualan," ujar Duljatmono.

Tidak mau kalah dengan Isuzu Astra Motor Indonesia, Mitsubishi Fuso juga segera merilis kendaraan segmen ini. Walaupun masih dirahasiakan, varian anyar itu resmi menggelinding pada ajang GIIAS 2017.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News