KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat terkoreksi tajam akibat sentimen MSCI yang memicu gejolak di pasar saham domestik. Kondisi ini kembali menegaskan tingginya volatilitas pasar dan pentingnya strategi pengelolaan portofolio yang adaptif. Manajer investasi PT Simpan Asset Management menilai, koreksi IHSG tersebut menjadi pengingat bahwa alokasi portofolio tidak dapat dikelola secara statis, terutama di tengah dinamika pasar global yang terus berubah. Dalam situasi pasar yang penuh tekanan, pendekatan pengelolaan aktif dinilai lebih relevan untuk meredam risiko penurunan. Co-Founder Simpan Asset Management Nicholas Hilman mengatakan, volatilitas yang tinggi kerap mendorong investor mengambil keputusan emosional yang justru memperbesar risiko. "Dalam kondisi pasar seperti ini, pengelolaan portofolio berbasis analisis dan disiplin menjadi krusial agar investor tidak terjebak pada reaksi jangka pendek," ujarnya dalam keterangan resmi, Juamt (30/1/2026).
Pasar Volatil Usai Sentimen MSCI, Ini Jurus Simpan Asset Managemen Redam Drawdown
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat terkoreksi tajam akibat sentimen MSCI yang memicu gejolak di pasar saham domestik. Kondisi ini kembali menegaskan tingginya volatilitas pasar dan pentingnya strategi pengelolaan portofolio yang adaptif. Manajer investasi PT Simpan Asset Management menilai, koreksi IHSG tersebut menjadi pengingat bahwa alokasi portofolio tidak dapat dikelola secara statis, terutama di tengah dinamika pasar global yang terus berubah. Dalam situasi pasar yang penuh tekanan, pendekatan pengelolaan aktif dinilai lebih relevan untuk meredam risiko penurunan. Co-Founder Simpan Asset Management Nicholas Hilman mengatakan, volatilitas yang tinggi kerap mendorong investor mengambil keputusan emosional yang justru memperbesar risiko. "Dalam kondisi pasar seperti ini, pengelolaan portofolio berbasis analisis dan disiplin menjadi krusial agar investor tidak terjebak pada reaksi jangka pendek," ujarnya dalam keterangan resmi, Juamt (30/1/2026).