Pasarkan reksadana, Ashmore gandeng DBS Indonesia



JAKARTA. Perusahaan manajer investasi asal London, Inggris, PT Ashmore Asset Management Indonesia (Ashmore) menunjuk PT Bank DBS Indonesia (DBS Indonesia) sebagai pendistribusi reksadana Ashmore Dana Progresif Nusantara (ADPN).

Presiden Direktur PT Ashmore Asset Management Indonesia Ronni Gandahusada mengatakan melalui kerjasama ini, diharapkan dapat memperluas jaringan distribusi produknya kepada nasabah ritel DBS Indonesia melalui 34 kantor cabang di seluruh Indonesia.

“Kami percaya ADPN akan menjadi pilihan yang menarik bagi nasabah DBS yang ingin masuk dan berinvestasi di pasar saham Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/4).


Sejak pertama kali diluncurkan Februari 2013 lalu , ADPN menjadi salah satu reksadana yang memberikan keuntungan di atas rata-rata. Selama empat bulan pertama 2014 (Januari-15 April 2014) misalnya, ADPN membukukan return 21,1%, jauh di atas IHSG yang tumbuh 13,9% di periode yang sama.  

“ADPN menerapkan strategi “small cap stock dengan value chain analysis” yang terbukti bekerja dengan baik dan mampu menghasilkan kinerja yang konsisten, jauh di atas rata-rata pasar, sehingga dapat memberikan imbal hasil yang menarik,”

Sampai dengan 15 April 2014 total dana kelolaan ADPN mencapai Rp 1,2 triliun baik dari investor institusi maupun individu. Angka ini merepresentasikan 60% dari total dana kelolaan (AUM) Ashmore sebesar Rp 2 triliun di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Hendra Gunawan