Pasca aksi jual, wajah bursa Asia sumringah



TOKYO. Bursa Asia dibuka tersenyum pada transaksi perdagangan pagi ini (21/1). Mengutip data Bloomberg, pada pukul 10.03 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific naik 0,6%, rebound dari level terendahnya sejak September 2012.

Sementara itu, indeks Topix Jepang naik 1% setelah tertekan 3,7% pada sesi perdagangan terakhir. Adapun indeks Nikkei 225 Stock Average mendaki 1,4%.

Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia melompat 1,3%. Sedangkan indeks Kospi Korea Selatan rebound 0,5% dan indeks S&P/NZX 50 Selandia Baru turun 0,5%.


Kenaikan bursa Asia pagi ini disebabkan adanya pandangan pelaku pasar bahwa penurunan saham beberapa waktu terakhir sudah terlampau besar.

Sejak awal tahun ini, pasar saham global memang telah dipengaruhi oleh sejumlah sentimen. Mulai dari anjloknya saham-saham berbasis komoditas dan bahan baku akibat kecemasan mengenai perlambatan ekonomi China dan aksi jual besar-besaran pada komoditas minyak.

Anjloknya harga energi juga memicy kecemasan baru akan terjadinya disinflasi. Disinflasi merupakan proses penurunan tingkat inflasi dengan cepat.

"Investor mungkin akan sedikit tenang bahwa indeks utama global disinyalir sudah menembus level support yang signifikan. Pertanyaan penting bagi market saat ini adalah aksi jual kemarin merupakan awal mula dari masalah yang lebih berat lagi atau tidak. Waktu 24 jam berikutnya sangat penting bagi outlook market jangka pendek dan menengah," papar Michael McCarthy, chief market strategist CMC Markets di Sydney. "Investor

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie