JAKARTA. PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) baru saja merampungkan proses akuisisi terhadap perusahaan kontraktor pengeboran minyak, PT Bormindo Nusantara. Pasca aksi korporasi itu, Ancora langsung mendapatkan pinjaman dengan bunga supermurah dari induknya, PT Ancora Resources. Awal pekan lalu, emiten berkode saham OKAS ini mengikat perjanjian pinjaman senilai Rp 27,5 miliar tersebut. Jangka waktu pelunasan 1 tahun dengan tingkat bunga hanya 0,5% per tahun. Perjanjian itu juga memuat klausul fasilitas pinjaman bisa diperpanjang masa jatuh temponya. Sebagai agunan pinjaman ini, OKAS menjaminkan saham Bormindo yang baru saja dia beli dari Ancora Resources. Jadi, OKAS membeli saham Bormindo milik induknya, sekaligus mendapat pinjaman dana. Dalam penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin (9/11), manajemen OKAS mengaku akan menggunakan fasilitas pinjaman itu untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan biaya operasional.
Pasca Akuisisi Bormindo, OKAS Berutang ke Induk
JAKARTA. PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) baru saja merampungkan proses akuisisi terhadap perusahaan kontraktor pengeboran minyak, PT Bormindo Nusantara. Pasca aksi korporasi itu, Ancora langsung mendapatkan pinjaman dengan bunga supermurah dari induknya, PT Ancora Resources. Awal pekan lalu, emiten berkode saham OKAS ini mengikat perjanjian pinjaman senilai Rp 27,5 miliar tersebut. Jangka waktu pelunasan 1 tahun dengan tingkat bunga hanya 0,5% per tahun. Perjanjian itu juga memuat klausul fasilitas pinjaman bisa diperpanjang masa jatuh temponya. Sebagai agunan pinjaman ini, OKAS menjaminkan saham Bormindo yang baru saja dia beli dari Ancora Resources. Jadi, OKAS membeli saham Bormindo milik induknya, sekaligus mendapat pinjaman dana. Dalam penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin (9/11), manajemen OKAS mengaku akan menggunakan fasilitas pinjaman itu untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan biaya operasional.