Pasca bom, kunjungan wisman ke Batam normal



BATAM. Teror bom yang terjadi di Jakarta, Kamis (14/1), tidak memengaruhi tingkat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Batam dan kabupaten kota lain di Provinsi Kepulauan Riau.

"Teror bom enggak berpengaruh untuk Batam dan Kepri, tidak ada cancel dan event jalan terus," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Guntur Sakti di Batam, Minggu (17/1).

Dua jam pascateror di Jalan MH Thamrin Jakarta, Dinas Pariwisata Kepri langsung memantau tiap lini industri pariwisata. Menurut Guntur, seluruh kegiatan berlangsung normal.


Hingga kini pun, lanjut Guntur, tidak ada jadwal perjalanan pariwisata, termasuk kegiatan wisata yang terpaksa batal akibat teror.

"Sejak Kamis sore sampai Sabtu (16/1) semua berjalan seperti biasa. Tidak ada pembatalan kedatangan maupun keberangkatan dari dan ke Singapura. Bahkan, jumlah penumpang juga tidak terlihat ada perubahan atas kejadian peristiwa teror di Jakarta," kata Guntur.

Menurut dia, wisatawan yang tiba di Batam juga terlihat biasa saja, tidak ada perubahan perilaku sebagian bentuk antisipasi teror ataupun ketakutan.

Kendati demikian, menurut Guntur, aparat kepolisian meningkatkan pengamanan di sekitar fasilitas umum, termasuk pelabuhan internasional. Namun, pelancong terlihat tidak merasa terganggu dengan pengetatan keamanan tersebut.

Sementara itu, Rene, wisman asal Singapura yang ditemui di pusat perbelanjaan mengatakan bahwa dirinya tidak khawatir dengan teror yang terjadi di Indonesia.

"Biasa saja, Jakarta itu jauh. Kami percaya Batam aman," katanya.

Rene yakin dengan langkah pengamanan yang dilakukan Kepolisian Indonesia, terbukti dengan penanganan teror yang relatif cepat di Jakarta.

Pada hari Sabtu (16/1), wisman asal Singapura dan Malaysia terlihat ramai di pusat perbelanjaan Batam, sama seperti akhir pekan biasanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie