Pasca Gempa Flores, PLN Identifikasi 3.478 Gardu Alami Gangguan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) mengidentifikasi sebanyak 3.478 gardu distribusi terdampak gangguan akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Laut Flores. Gempa tektonik tersebut melanda wilayah Flores dan sekitarnya pada Sabtu (15/8) sekitar pukul 06.00 WITA.

Hingga Sabtu (15/8) pukul 11.30 WITA, sebanyak 429 gardu distribusi tercatat telah berhasil kembali beroperasi. Sementara dari total 11 Gardu Induk yang sempat terdampak, sebanyak 6 gardu induk di antaranya kini sudah menyala.

Proses pemulihan infrastruktur kelistrikan dilakukan menyeluruh dari hulu hingga hilir jaringan listrik. Tim teknis PLN dikerahkan untuk melakukan pengecekan mendalam serta perbaikan fasilitas vital. Langkah penyisiran ini mencakup sektor pembangkitan, transmisi, gardu induk, hingga seluruh jaringan distribusi kelistrikan masyarakat.


Baca Juga: Gempa M 7,7 Flores, BNPB Targetkan Listrik hingga Komunikasi Pulih 7 Hari

General Manager PLN UIW NTT F. Eko Sulistyono mengonfirmasi bahwa sarana pembangkit utama di kawasan setempat dalam kondisi stabil. 

"Saat ini PLTMG Maumere telah dinyatakan aman dan menjadi bagian dari langkah awal penormalan sistem. PLN juga memprioritaskan pasokan listrik untuk fasilitas vital, seperti rumah sakit dan posko bencana," ujarnya melalui keterangan resmi, Minggu (16/8/2026).

Eko menuturkan, pihaknya terus mengerahkan personel teknis guna mengakselerasi pemulihan sistem di seluruh titik terdampak. Menurutnya, ini dilakukan secara nonstop dengan tetap mengedepankan aspek keamanan seluruh tim.

"Kami memohon doa dan dukungan masyarakat. Seluruh petugas PLN berkomitmen bekerja tanpa henti untuk memulihkan kelistrikan secepat mungkin. Keselamatan adalah prioritas utama kami," imbuhnya.

Baca Juga: Gempa NTT, AHY Perintahkan Percepatan Pemulihan Akses dan Layanan Dasar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News