JAKARTA. Sejak kemarin (9/2), PT PP Tbk (PTPP) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pasca menggelar penawaran saham perdana ke publik atau initial public offering (IPO), emiten konstruksi pelat merah ini langsung membidik proyek baru. Musyanif, Direktur Utama PP, mengatakan pihaknya tengah mengajukan tawaran tender pembangunan hotel di Medinah, Arab Saudi. Nilai proyek itu ditaksir Rp 1,3 triliun. Sebelumnya, PP telah mengantongi empat proyek senilai Rp 800 miliar, yang akan dikerjakan bersama perusahaan konstruksi asal Arab, Bin Laden. "Empat proyek berada di Riyadh dan Jeddah. Di sana kami akan membangun kawasan ekonomi seperti SCBD (di Jakarta), dan King Abdul Aziz University," kata Musyanif di Jakarta, kemarin.
Pasca IPO, PP Bidik Proyek Rp 1,3 Triliun
JAKARTA. Sejak kemarin (9/2), PT PP Tbk (PTPP) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pasca menggelar penawaran saham perdana ke publik atau initial public offering (IPO), emiten konstruksi pelat merah ini langsung membidik proyek baru. Musyanif, Direktur Utama PP, mengatakan pihaknya tengah mengajukan tawaran tender pembangunan hotel di Medinah, Arab Saudi. Nilai proyek itu ditaksir Rp 1,3 triliun. Sebelumnya, PP telah mengantongi empat proyek senilai Rp 800 miliar, yang akan dikerjakan bersama perusahaan konstruksi asal Arab, Bin Laden. "Empat proyek berada di Riyadh dan Jeddah. Di sana kami akan membangun kawasan ekonomi seperti SCBD (di Jakarta), dan King Abdul Aziz University," kata Musyanif di Jakarta, kemarin.