JAKARTA. PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk harus merevisi ulang target pertumbuhan kinerja tahun 2016 sebesar 30%-40%. Langkah ini mereka lakukan menyusul peristiwa kebakaran yang melalap sebagian pabrik corrugated carton 3 di Jatiuwung, Tangerang, Banten, pada akhir Desember 2015 lalu. Peristiwa kebakaran tersebut menyebabkan perusahaan ini kehilangan satu lini produksi. Alhasil, aktivitas produksi selanjutnya di pabrik itu tak maksimal. "Makanya proyeksi penjualan kami turun menjadi sekitar 20%-25%," terang Sekretaris Perusahaan PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk, Dinna Afrianti kepada KONTAN, Sabtu (20/2). Manajemen Dwi Aneka memproyeksi realisasi total penjualan tahun 2015 sekitar Rp 1 triliun. Itu berarti, hitungan target anyar pada tahun 2016 sebesar Rp 1,2 triliun–Rp 1,25 triliun.
Pasca pabrik kebakaran, Dwi Aneka revisi target
JAKARTA. PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk harus merevisi ulang target pertumbuhan kinerja tahun 2016 sebesar 30%-40%. Langkah ini mereka lakukan menyusul peristiwa kebakaran yang melalap sebagian pabrik corrugated carton 3 di Jatiuwung, Tangerang, Banten, pada akhir Desember 2015 lalu. Peristiwa kebakaran tersebut menyebabkan perusahaan ini kehilangan satu lini produksi. Alhasil, aktivitas produksi selanjutnya di pabrik itu tak maksimal. "Makanya proyeksi penjualan kami turun menjadi sekitar 20%-25%," terang Sekretaris Perusahaan PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk, Dinna Afrianti kepada KONTAN, Sabtu (20/2). Manajemen Dwi Aneka memproyeksi realisasi total penjualan tahun 2015 sekitar Rp 1 triliun. Itu berarti, hitungan target anyar pada tahun 2016 sebesar Rp 1,2 triliun–Rp 1,25 triliun.