JAKARTA. PT Pertamina (Persero) akan menghentikan sementara pengoperasian Kilang Dumai. Kali ini bukan karena mereka harus melakukan perawatan rutin. Pertamina menemukan unit hydrocracker (HCU) yang ada di kilang tersebut sudah tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga perlu diganti.Direktur Pengolahan Pertamina Rukmi Hadi Hartini tidak mengungkapkan penyebab rusaknya hydrocracker tersebut. Yang jelas, selama proses pemasangan alat baru, "Kilang Dumai terpaksa shut down selama dua minggu. Ini bukan turn around (perawatan rutin)," kata dia, kemarin. Penghentian Kilang Dumai ini akan dilakukan mulai 27 Oktober mendatang.Rukmi melanjutkan, HCU merupakan salah unit produksi dari kilang baru (hydrocaracker complex) Dumai yang dibangun tahun 1984. Kilang ini mengolah minyak mentah jenis Sumatera Light Crude (SLC) dan Duri Crude Oil (DCO) yang dihasilkan PT Caltex Pacific Indonesia.
Pasokan BBM Akan Tetap Aman
JAKARTA. PT Pertamina (Persero) akan menghentikan sementara pengoperasian Kilang Dumai. Kali ini bukan karena mereka harus melakukan perawatan rutin. Pertamina menemukan unit hydrocracker (HCU) yang ada di kilang tersebut sudah tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga perlu diganti.Direktur Pengolahan Pertamina Rukmi Hadi Hartini tidak mengungkapkan penyebab rusaknya hydrocracker tersebut. Yang jelas, selama proses pemasangan alat baru, "Kilang Dumai terpaksa shut down selama dua minggu. Ini bukan turn around (perawatan rutin)," kata dia, kemarin. Penghentian Kilang Dumai ini akan dilakukan mulai 27 Oktober mendatang.Rukmi melanjutkan, HCU merupakan salah unit produksi dari kilang baru (hydrocaracker complex) Dumai yang dibangun tahun 1984. Kilang ini mengolah minyak mentah jenis Sumatera Light Crude (SLC) dan Duri Crude Oil (DCO) yang dihasilkan PT Caltex Pacific Indonesia.