JAKARTA. Industri keramik domestik berhasil menaikkan volume produksi selama semester pertama tahun ini. Tambahan pasokan gas di Jawa Timur menjadi pemicu meningkatnya produktivitas industri keramik nasional. Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Elisa Sinaga mengatakan di paruh pertama tahun ini, volume produksi keramik naik 10% dari periode yang sama tahun lalu menjadi 16 juta m2. "Secara year on year naik sekitar 10% di semester pertama tahun ini," kata Elisa. Dari total produksi tersebut, sekitar 15% untuk ekspor. Sedangkan sekitar 13,6 juta m2 bagi pasar domestik. Melihat hasil pencapaian di semester satu tersebut, ia yakin industri keramik dalam negeri mampu mencapai target produksi tahun ini sebesar 30 juta m2 - 32 juta m2.
Pasokan gas tambah, produksi keramik melonjak
JAKARTA. Industri keramik domestik berhasil menaikkan volume produksi selama semester pertama tahun ini. Tambahan pasokan gas di Jawa Timur menjadi pemicu meningkatnya produktivitas industri keramik nasional. Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Elisa Sinaga mengatakan di paruh pertama tahun ini, volume produksi keramik naik 10% dari periode yang sama tahun lalu menjadi 16 juta m2. "Secara year on year naik sekitar 10% di semester pertama tahun ini," kata Elisa. Dari total produksi tersebut, sekitar 15% untuk ekspor. Sedangkan sekitar 13,6 juta m2 bagi pasar domestik. Melihat hasil pencapaian di semester satu tersebut, ia yakin industri keramik dalam negeri mampu mencapai target produksi tahun ini sebesar 30 juta m2 - 32 juta m2.