JAKARTA. Harga timah berpotensi rally. Pasalnya, Indonesia sebagai negara pemasok timah terbesar dunia akan mengurangi pengiriman timah dalam satu dekade terakhir. Ini akan akan memperparah kekurangan selama empat tahun terakhir. Meski demikian, harga timah pengiriman tiga bulan di Bursa London Metal Exchange (LME), Senin (28/1), terkoreksi 1,21% menjadi US$ 24.400 per metrik ton. Namun para analis proyeksi, harga timah tahun ini cenderung naik. Sebanyak 13 analis yang disurvei Bloomberg juga memproyeksikan, penjualan timah akan menurun 24% menjadi 75.000 ton mulai Juli 2013. Alhasil, para analis ini memperkirakan, harga akan naik menjadi US$ 28.750 per ton.
Pasokan timah seret, harga berpeluang terangkat
JAKARTA. Harga timah berpotensi rally. Pasalnya, Indonesia sebagai negara pemasok timah terbesar dunia akan mengurangi pengiriman timah dalam satu dekade terakhir. Ini akan akan memperparah kekurangan selama empat tahun terakhir. Meski demikian, harga timah pengiriman tiga bulan di Bursa London Metal Exchange (LME), Senin (28/1), terkoreksi 1,21% menjadi US$ 24.400 per metrik ton. Namun para analis proyeksi, harga timah tahun ini cenderung naik. Sebanyak 13 analis yang disurvei Bloomberg juga memproyeksikan, penjualan timah akan menurun 24% menjadi 75.000 ton mulai Juli 2013. Alhasil, para analis ini memperkirakan, harga akan naik menjadi US$ 28.750 per ton.