Pasukan Israel Temukan Terowongan Hamas di Dekat Taman Hiburan Gaza



KONTAN.CO.ID - GAZA. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan, mereka telah menemukan lebih banyak terowongan di Jalur Gaza utara, dekat bianglala dan sebuah universitas.

Melansir Times of Israel, IDF mengatakan pasukan terjun payung yang beroperasi di Gaza utara menemukan sebuah terowongan yang berdekatan dengan sebuah taman hiburan tua.

Tim pasukan terjun payung lainnya yang beroperasi dengan pasukan Brigade Lapis Baja ke-7 menemukan terowongan terpisah di sebelah sebuah universitas di Gaza utara.


Kedua terowongan tersebut kemudian dihancurkan.

Di area yang sama dengan universitas, ditemukan gudang senjata. IDF mengatakan pasukan menemukan bahan kimia, senapan serbu, RPG, ranjau dan peralatan lainnya.

Reuters memberitakan, Kepala Juru Bicara Militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan para insinyur tempur menggunakan alat peledak untuk menghancurkan jaringan terowongan Hamas yang membentang ratusan kilometer (mil) di bawah Gaza.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, IDF mengatakan sejauh ini mereka telah menghancurkan 130 terowongan. 

“Para insinyur tempur yang bertempur di Gaza menghancurkan senjata musuh dan mencari lokasi, mengekspos, dan meledakkan terowongan,” katanya.

Serangan udara juga menewaskan pembuat senjata Hamas, Mahsein Abu Zina, dan beberapa pejuang, kata militer Israel.

Baca Juga: Curiga Israel Memiliki Senjata Nuklir, Rusia: Di Mana Pengawas Nuklir Internasional?

Tank-tank Israel mendapat perlawanan sengit dari pejuang Hamas yang menggunakan terowongan tersebut untuk melakukan penyergapan, menurut sumber dari Hamas yang didukung Iran dan kelompok militan Jihad Islam yang terpisah. 

Israel mengatakan 33 tentaranya tewas.

Para pejabat PBB dan negara-negara G7 meningkatkan seruan untuk jeda kemanusiaan dalam perang tersebut demi membantu meringankan penderitaan warga sipil di Gaza, di mana seluruh lingkungan telah dihancurkan oleh pemboman Israel dan persediaan kebutuhan pokok hampir habis.

“Penting…penting untuk membuat Israel memahami bahwa bertentangan dengan kepentingannya jika setiap hari melihat gambaran buruk mengenai kebutuhan kemanusiaan rakyat Palestina yang sangat besar,” kata Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada konferensi Reuters NEXT pada hari Rabu. “Itu tidak membantu Israel dalam kaitannya dengan opini publik global.”

Perundingan yang dimediasi oleh Qatar, tempat beberapa pemimpin politik Hamas bermarkas, berusaha untuk membebaskan 10-15 sandera dengan imbalan jeda kemanusiaan selama satu hingga dua hari di Gaza, sebuah sumber yang menjelaskan tentang perundingan tersebut mengatakan pada hari Rabu.

Masih mengutip Reuters, Israel menyalahkan Hamas atas kematian warga sipil di Gaza. Israel mengatakan, Hamas menggunakan warga Gaza sebagai tameng manusia dan menyembunyikan pusat senjata dan operasi di daerah pemukiman.

Baca Juga: Belgia Serukan Sanksi Terhadap Israel Atas Pengeboman Gaza

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie