Paus Fransiskus Umumkan Restrukturisasi Terbesar Gereja Irlandia dalam 900 Tahun



KONTAN.CO.ID -  Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus mengumumkan serangkaian perubahan dalam hierarki keuskupan di Irlandia pada pada Rabu (10/4/2024). 

Pengumuman ini menjadi langkah restrukturisasi terbesar dalam gereja Katolik Irlandia dalam hampir 900 tahun, disampaikan serentak di Roma oleh Vatikan dan di Tuam oleh Duta Besar Kepausan untuk Irlandia, Uskup Agung Luis Mariano Montemayer.

Rencana restrukturisasi ini melibatkan enam keuskupan di Provinsi Barat yang akan diawasi oleh hanya tiga uskup, menggantikan struktur sebelumnya yang melibatkan enam uskup seperti dikutip dari Irish Independent.


Langkah pengurangan jumlah uskup ini dianggap sebagai tahap awal dalam proses restrukturisasi yang lebih luas, mengingat kekhawatiran bahwa batas-batas keuskupan saat ini tidak lagi mencerminkan distribusi populasi Katolik yang sebenarnya.

Baca Juga: Paus Fransiskus Menyerukan Gencatan Senjata di Gaza saat Pidato Paskah

Gereja Katolik di Irlandia terbagi menjadi 26 keuskupan, yang batas-batasnya telah tetap sejak abad ke-12. Namun, beberapa ahli gereja telah menyerukan pengurangan jumlah keuskupan ini mengingat penurunan jumlah umat dan kurangnya panggilan rohani.

Keputusan ini diawali oleh pensiunnya Uskup John Fleming dari Keuskupan Killala, Co Mayo.

Dalam langkah-langkah selanjutnya, Uskup Paul Dempsey, salah satu uskup termuda dan populer di Irlandia, akan meninggalkan Keuskupan Achonry di Sligo untuk menduduki posisi sebagai uskup auksilier di Dublin, keuskupan terbesar di Irlandia. Tugasnya kemungkinan akan difokuskan pada pembaharuan dan penjangkauan kepada kaum muda di Dublin.

Keuskupan Achonry akan dipegang oleh Uskup Kevin Doran dari Elphin, sementara masih menjalankan perannya di Roscommon. Sementara itu, Uskup Agung Francis Duffy dari Tuam, Co Galway, akan mengawasi keuskupan Killala sebagai administrator apostolik, selain dari tugasnya di Tuam.

Baca Juga: Vatikan: Paus Fransiskus Mengambil Bagian Dalam Malam Paskah

Dalam menyikapi perubahan ini, Uskup Agung Duffy menyatakan bahwa gereja di Irlandia sedang menghadapi zaman yang terus berubah, dan dia berharap dapat memahami umat serta etos keagamaan Keuskupan Killala, sambil bekerja menuju persatuan antara Keuskupan Killala dan Tuam.

Perubahan tersebut merupakan hasil konsultasi yang dilakukan oleh Papal Nuncio dengan sejumlah pihak terkait di keuskupan Achonry, Elphin, Killala, dan Tuam.

Meskipun banyak persiapan baik secara hukum maupun administratif yang harus dilakukan untuk mengimplementasikan perubahan ini, namun uskup menyatakan bahwa praktik kolaborasi dan kerja sama yang sudah terjalin antar-keuskupan memberikan harapan akan kesuksesan dari langkah-langkah penting ini.

Hal ini juga terlihat dalam keberhasilan penggabungan yang telah dilakukan di Keuskupan Galway, Kilmacduagh, dan Kilfenora serta Keuskupan Clonfert di bawah kepemimpinan Uskup Michael Duignan.

Baca Juga: Luncurkan Puluhan Drone dan Roket, Ukraina Lumpuhkan Kilang Minyak Rusia

Di Tuam, Uskup Duignan menyatakan bahwa perubahan ini merupakan langkah yang penting untuk pembaruan dan misi gereja di Barat Irlandia, dan dia berdoa agar iman terus diperbaharui dalam perjalanan komunitas agama di wilayah tersebut. 

Dalam responsnya, Uskup Kevin Doran menekankan pentingnya untuk melihat jauh ke depan, melampaui batas-batas yang ada, dan ia melihat dalam perubahan ini sebagai peluang untuk memulai musim semi yang baru bagi gereja Katolik Irlandia.

Editor: Noverius Laoli