KONTAN.CO.ID - VATICAN CITY – Paus Leo XIV kembali menyapa umat Katolik di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, pada Rabu (21/10/2026), delapan hari setelah menjalani operasi kanker paru-paru. Kemunculan tersebut menandai dimulainya kembali aktivitas publik Paus setelah menjalani prosedur medis untuk mengangkat bagian paru-paru kanannya. Pemimpin umat Katolik berusia 71 tahun itu melambaikan tangan kepada para peziarah dan memberkati bayi dari mobil kepausan terbuka saat berkeliling di lapangan. Ia juga terlihat tersenyum dan berhenti untuk berbincang dengan sejumlah umat yang hadir. Leo menjalani operasi pada 13 Oktober 2026 untuk mengangkat lobus bawah paru-paru kanannya. Ia didiagnosis menderita adenokarsinoma paru-paru, salah satu jenis kanker paru-paru yang paling umum.
Diagnosis tersebut mengejutkan banyak pihak, mengingat Leo merupakan salah satu paus termuda dalam beberapa dekade terakhir dan baru terpilih pada Mei 2025. Kondisi kesehatannya juga memunculkan pertanyaan mengenai keberlanjutan aktivitas dan arah kepemimpinannya sebagai pemimpin Gereja Katolik.
Baca Juga: UEFA Desak FIFA Jawab 42 Pertanyaan soal Kepemimpinan Gianni Infantino Pada Minggu (18/10/2026), Leo menyatakan akan kembali menjalankan tugasnya secara bertahap. Ia memimpin audiensi umum pertamanya sejak 7 Oktober 2026 dengan mengikuti format acara seperti biasanya. Para peziarah mulai memadati Lapangan Santo Petrus beberapa jam sebelum audiensi dimulai pada pukul 09.45 waktu setempat. Meski cuaca mendung dan gerimis, umat tetap berkumpul untuk mengikuti kegiatan tersebut. "Dalam sambutan pembukaan saya, hal pertama yang ingin saya sampaikan kepada kalian adalah terima kasih atas dukungan dan doa," kata Leo kepada para hadirin dalam acara yang berlangsung selama sekitar 50 menit. Ia tidak secara khusus membahas kondisi kesehatannya. "Syukur kepada Tuhan atas kemurahan hati-Nya," ujar Paus Leo saat berbicara dengan suara jelas di tengah sorak-sorai umat. "Mari kita memperbarui kepercayaan kita pada kebaikan dan belas kasih Tuhan."
Jadwal Paus Leo XIV Masih Belum Pasti
Setelah berkeliling di Lapangan Santo Petrus, Leo menyampaikan khotbah dalam bahasa Italia. Perubahan utama dalam audiensi kali ini adalah jumlah bahasa yang digunakan untuk menyampaikan salam kepada umat setelah khotbah, yakni tujuh bahasa, lebih sedikit dibandingkan sembilan bahasa pada kesempatan sebelumnya. Tim dokter menyatakan operasi Leo berhasil diselesaikan tanpa komplikasi. Namun, pihak medis belum mengungkapkan ukuran tumor maupun apakah penyakit tersebut telah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya. Kedua faktor itu menjadi pertimbangan penting dalam menentukan prognosis atau perkiraan perkembangan penyakit.
Baca Juga: FAA Beri Sertifikasi Final Boeing 737 MAX 10, Pengiriman Segera Dimulai Hingga Rabu, Vatikan belum memberikan kepastian mengenai agenda Paus Leo setelah audiensi tersebut.
Leo dijadwalkan melakukan kunjungan ke Uruguay, Argentina, dan Peru pada 6–17 November 2026. Perjalanan tersebut termasuk salah satu rangkaian kunjungan paling padat yang direncanakan bagi seorang pemimpin Gereja Katolik dalam beberapa dekade terakhir. Namun, belum dapat dipastikan apakah kunjungan ke tiga negara Amerika Selatan itu akan berlangsung sesuai jadwal. Dokter bedah utama yang menangani Leo sebelumnya menyatakan bahwa sang Paus berpotensi pulih sepenuhnya tepat waktu untuk melakukan perjalanan tersebut. Meski demikian, Sekretaris Negara Vatikan mengisyaratkan bahwa Leo mungkin perlu menyesuaikan intensitas kegiatannya agar proses pemulihan berjalan optimal. Kondisi kesehatan Paus Leo XIV dan perkembangan pemulihannya diperkirakan menjadi faktor penting dalam menentukan agenda kepausan dalam beberapa pekan mendatang.