PBOC memberi sentimen positif pada tembaga



JAKARTA. Pernyataan Bank Sentral China (PBOC) berhasil mengangkat harga komoditas logam industri temasuk tembaga. Mengutip Bloomberg, Jumat (26/2), harga tembaga kontrak pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange menguat 0,7% ke level US$ 4.635 per metrik ton dibanding sehari sebelumnya. Dalam sepekan terakhir tembaga menguat 0,3%.

Pada pertemuan G20 di Shanghai, Gubernur PBOC Zhou Xiaochan mengatakan masih melihat ruang untuk pelonggaran moneter. Zhou mengaku masih memiliki alat kebijakan sehingga tidak perlu untuk melakukan depresiasi yuan.

"Pasar tahun ini digerakkan oleh China, minyak, dan mata uang," kata Masayuki Doshida, Analis Pasar Senior di Rakuten Economic Reserach Institute, seperti dikutip Bloomberg.


Direktur Utama PT Garuda Berjangka, Ibrahim mengatakan, peluang kenaikan harga tembaga masih cukup besar. "Kebutuhan tembaga untuk proyek infrastruktur terus mengalami peningkatan," paparnya.

Menurut Ibrahim, China melakukan pembelian tembaga untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur baik di dalam maupun di luar negeri. Pasalnya, negeri China juga melakukan kerjasama pembangunan infrastruktur dengan negara lain.

Di samping itu, kenaikan harga tembaga dalam jangka pendek didukung oleh melemahnya nilai tukar dollar AS akibat penurunan angka penjualan rumah di negeri paman sam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News